Manakan Penambah Darah

Makanan Penambah Darah

Buah-buahan:

  • Tebu

Masyarakat belum mengetahui betul tebu itu termasuk dalam keluarga buah-buahan atau sayur-sayuran atau apa? Tidak masalah tebu dari kalangan apa, yang jelas tumbuhan ini menjadi cemilan favorit yang dikhususkan untuk wanita anemia. Dari hasil penelitian, kandungan terbanyak di dalamnya adalah zat besi, itulah sebabnya tebu termasuk ke dalam makanan penambah darah.

  • Pepaya

Buah ini terkenal dengan kemampuannya untuk melancarkan buang air besar, mengatasi BAB macet, dan gangguan saluran cerna lain. Sebetulnya, buah pepaya juga baik untuk penderita anemia. Karena buah ini mengandung dua kandungan yang dibutuhkan oleh penderita darah rendah, yaitu vitamin C dan asam folat.

  • Buah Naga

Menurut penduduk Cina,buah naga dapat memberi keberuntungan dan membawa berkah. Meskipun buah ini belum diyakini sepenuhnya dapat membantu pengidap anemia, tetapi karena menjadi salah satu sumber vitamin A buah ini dinobatkan sebagai buah penambah darah.

  • Jeruk

Buah jeruk terkenal dengan kandungan vitamin C. Vitamin tersebut dapat memperbanyak sel darah merah di dalam tubuh, sangat baik untuk penderita anemia. Ada juga kandungan lain di dalam jeruk seperti serat, asam folat, dan antioksidan.

  • Mangga

Di dalam mangga tersimpan sebanyak 60 mg vitamin C, jumlahnya hampir memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa. Buah mangga sangat cocok menjadi bufavo penderita anemia, selain memulihkan kondisinya tubuh juga semakin kuat karena kandungan antioksidannya berperan sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh.

  • Tomat

Tomat menggandeng dua vitamin langsung, yaitu A dan C. Bagi Anda yang menderita diabetes, dalam sehari cobalah konsumsi buah tomat sebanyak satu hingga dua buah.

  • Apel

Salah satu manfaat buah apel  adalah mengobati penyakit anemia, sebetulnya tidak juga. Tetapi karena tinggi akan vitamin C, buah apel menjadi saran tepat untuk penderita kurang darah.

  • Jambu Biji

Jumlah kandungan vitamin C yang membantu memperbanyak produksi sel darah merah di dalam buah jambu biji dua kali lipat lebih banyak dari jeruk, tapi jarang yang mengetahuinya. Buah ini juga dapat mengobati disentri. 

 

Sayur : 

  • Bayam

Sayuran ini juga tergolong sebagai sayuran hijau yang baik untuk penderita ibu hamil dan penderita anemia. Wanita yang sebelum memasuki fase menstruasi ada baiknya makan sayur bayam untuk cadangan pembentuk sel darah merah hingga waktu haid tiba.

  • Kembang Kol atau Bunga Kol

Sayuran putih kehijauan ini mudah dibeli, biasa dijadikan lalap sayuran untuk makan ikan goreng. Kandungan zat gizi di dalamnya setara dengan sayuran brokoli, sangat baik untuk meregenerasi sel darah merah. Ada pula kandungan lain yang tidak kalah penting seperti protein, kalsium, kalsium, niasin, dan thamine.

  • Sawi

Sayuran yang mengandung zat hijau (klorofil) juga dibutuhkan oleh penderita anemia bila ingin sembuh. Anda bisa mencoba sayur sawi hijau ataupun sawi putih. Di dalamnya tidak hanya mengandung vitamin A, B, dan C yang efektif meregenerasi hemoglobin, tetapi juga mengantongi banyak mineral seperti magnesium, potassium, dan kalium yang baik untuk ibu hamil.

  • Kangkung

Siapa yang tidak suka dengan sayuran hijau ini? Banyak kreasi masakan dari sayuran sederhana namun menyehatkan ini. Usut punya usut, karena seluruh bagian sayuran berwarna hijau, dan kandungan zat besinya yang tinggi, membuat sayuran ini menjadi sayuran penambah darah paling disarankan untuk dimakan mereka yang mengalami darah rendah.

 

Kacang :

  • Kacang Polong Kering

Kacang polong memang efektif untuk menambah darah penderita anemia. Jika Anda sedang diet, kacang polong bisa dimasukkan ke dalam menu diet Anda.

  • Kacang Almond

Biji almond atau kacang almond kaya akan zat besi yang dapat mengoptimalkan pengedaran darah di dalam tubuh. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian, Anda hanya membutuhkan satu ons kacang almond setiap harinya.

  • Kacang Hijau

Disadur dari situs Intisari Online, kacang hijau dapat menangani masalah kurang darah karena di dalamnya terdapat banyak kandungan zat besi. Kacang hijau juga dapat mengurus gangguan kesehatan lain seperti dermatitis, pencernaan, dan neurologis. Tentu lebih enak kalau kacang hijau dimakan dengan roti.

 

Daging :

  • Daging dan Hati Ayam. 

Protein hewani dapat menaikkan tekanan darah dan anemia, protein ini juga untuk membangun sel termasuk sel darah merah. Hati mengandung zat besi yang bermanfaat untuk penambah darah.

  • Kerang.

Kerang memiliki kandungan zat besi yang tinggi, phosphor, kalium, seng, tembaga, mangaan, dan selenium. Kerang efektif untuk penambah sel-sel darah. Hati-hati pada penderita alergi seafood.

  • Ikan.

 Ikan mengandung asam lemak Omega-3Pada telur ikan mengandung nutrisi protein, karbohidrat, dan zat besi. Ikan Salmon, sebagai contohnya, bermanfaat untuk menambah darah karena selain mengandung Omega-3 juga mengandung Vitamin B-12 untuk pembentukan sel-sel darah. Ikan juga termasuk makanan rendah kolesterol jahat yang dapat membahayakan tubuh.

  • Daging Merah (Daging sapi, kambing dan kerbau). 

Daging merah kaya akan protein hewani dan banyak mengandung zat besi (Fe), protein dan mineral lainya. Keberadaan zat besi akan mampu meningkatan haemoglobin dengan cepat. Konsumsi daging rendah lemak dengan menu diet yang seimbang akan diperlukan tubuh. Protein juga diperlukan untuk menyusun sel-sel darah merah. Selain dalam daging, protein juga ditemukan dalam telur, ikan, dan kacang-kacangan. Untuk kesehatan tubuh, hindarkan konsumsi daging berlebih karena akan meningkatkan risiko cardiovaskuler.

  • Susu. 

Susu mengandung protein, lemak, dan kandungan vitamin. Konsumsi susu akan memperkecil risiko terkena anemia dan kekurangan darah. Pilihan pada susu kedelai, sereal dan yoghurt akan sangat memperkaya nutrisi untk menaikkan sel-sel darah.

  • Telur. 

Telur mengandung protein, kalsium, dan vitamin serta zat besi. Saat sekarang bahkan telur sudah mengandung Omega-3. Kuning telur bermanfaat untuk penambah darah. Konsumsi telur secara teratur 2 kali sehari.

 

 

online istana