Diabetes

Madu Diabetes

Madu Diabetes

 

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus

Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 – 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut.

Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :

  1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
  2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
  3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
  4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
  5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
  6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
  7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
  8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
  9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
  10. Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.

Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.

Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.

Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

  1. Diabetes mellitus tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.

Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.

  1. Diabetes mellitus tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.

Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin, diantaranya faktor kegemukan (obesitas). Pada penderita diabetes tipe 2, pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet, penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal respon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.

Kadar Gula Dalam Darah

Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 – 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 – 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.

Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal.

Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.

Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.

Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.

Diabetes juga dapat disembuhkan dengan obat-obatan herbal, salah satunya dengan Madu Diabetes yang mengandung bahan-bahan herbal seperi Madu Pahit Hitam, Propolis, Minyak Habbatussauda yang masing-masing memiliki fungsi yang dapat mencegah ataupun menyembuhkan penyakit diabetes tanpa mengganggu fungsi organ-organ tubuh lain. 

Manfaat Madu Diabetes :

1. Bermanfaat  mambantu mengatasi DIABETES mellitus kering dan basah

2. Membantu menurunkan kadar  gula dalam darah, hipertensi / tekanan darah tinggi

3. Membantu mengoptimalkan  sistem kerja pancreas

4.iMeningkatkan hubungan pasutri bagi penderita diabetes

5. Mengurangi resiko gangguan paru, sesak nafas, dan asthma

6. Membantu mengatasi maag kronis, asam urat / reumatik, alergi, pegal linu, dan nyeri pada persendian

7. Membantu meningkatkan gairah dan vitalitas bagi pria dewasa

KEUNGGULAN:

  • Diramu / diracik berdasarkan resep Thibbun Nabawy & diolah dengan sangat teliti oleh tenaga ahlidibidangnya
  • Menggunakan propolis dengan kandungan flavonid hingga 5%
  • Menggunakan madu asli yang telah diuji di laboratorium, dengan kadar enzyme Diastase Activity Below 3
  • Terbukti banyak, konsumen yang telah merasakan khasiat dan manfaatnya
baca Selengkapnya

Madu Diabetes An NAba'

Diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal atau jika sel tidak memberikan respon yang tepat terhadap insulin.

Penderita diabetes mellitus tipe I (diabetes yang tergantung kepada insulin) menghasilkan sedikit insulin atau sama sekali tidak menghasilkan insulin.

Sebagian besar diabetes mellitus tipe I terjadi sebelum usia 30 tahun. Para ilmuwan percaya bahwa faktor lingkungan (mungkin berupa infeksi virus atau faktor gizi pada masa kanak-kanak atau dewasa awal) menyebabkan sistem kekebalan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Untuk terjadinya hal ini diperlukan kecenderungan genetik.

Pada diabetes tipe I, 90% sel penghasil insulin (sel beta) mengalami kerusakan permanen. Terjadi kekurangan insulin yang berat dan penderita harus mendapatkan suntikan insulin secara teratur.

Pada diabetes mellitus tipe II (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin, NIDDM), pankreas tetap menghasilkan insulin, kadang kadarnya lebih tinggi dari normal. Tetapi tubuh membentuk kekebalan terhadap efeknya, sehingga terjadi kekurangan insulin relatif.

Diabetes tipe II bisa terjadi pada anak-anak dan dewasa, tetapi biasanya terjadi setelah usia 30 tahun. Faktor resiko untuk diabetes tipe II adalah obesitas,/I>, 80-90% penderita mengalami obesitas. Diabetes tipe II juga cenderung diturunkan.

Penyebab diabetes lainnya adalah:

  • Kadar kortikosteroid yang tinggi
  • Kehamilan (diabetes gestasional)
  • Obat-obatan
  • Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.

 

Pengendalian penyakit diabetes

Ada 4 pilar Pengendalian penyakit diabetes

  • Edukasi, pasien harus tahu bahwa penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan dan pengendalian harus dilakukan seumur hidup
  • Makanan, jika input/masukan buruk, maka output/hasil akan buruk, demikian pula bila makan melebihi diet yang ditentukan, maka kadar gula darah akan meningkat
  • Olahraga, diperlukan untuk membakar kadar gula berlebih yang ada dalam darah
  • Obat, hanya jika diperlukan, tetapi bila kadar gula darah telah turun dengan meminum obat, bukan berarti telah sembuh, tetapi harus konsultasi dengan dokter apakah tetap meminum obat dengan kadar yang tetap atau meminum obat yang sama dengan kadar yang diturunkan atau minum obat yang lain

Dalam berdiet pasien harus tahu tentang indeks glikemik, yaitu naiknya kadar gula darah setelah makan makanan tertentu seberat 100 gram dibandingkan dengan minum 100 gram glukosa dimana kenaikan gula darah akibat minum glukosa tersebut dinilai 100 dan makanan tersebut di bawah 100, semakin jauh dari 100 dan mendekati nol semakin baik, artinya makanan tersebut memiliki indeks glikemik rendah dan dicerna (sangat) lambat dan kenaikan kadar gula darahnya tidak cepat. Tetapi yang terbaik adalah mengetahui muatan glikemik, yakni berapa banyak porsi hidrat arang (zat tepung) yang terkandung di sejumlah makanan tersebut dikalikan dengan indeks glikemiknya dan kemudian dibagi 100. Jadi kalau makan makanan dengan indeks glikemik rendah, tetapi dalam porsi yang besar, maka muatan glikemiknya menjadi tinggi dan tentu tidak baik bagi penderita diabetes.

Pasien yang cukup terkendali dengan pengaturan makan saja tidak mengalami kesulitan kalau berpuasa. Pasien yang cukup terkendali dengan obat dosis tunggal juga tidak mengalami kesulitan untuk berpuasa. Obat diberikan pada saat berbuka puasa. Untuk yang terkendali dengan obat hipoglikemik oral (OHO) dosis tinggi, obat diberikan dengan dosis sebelum berbuka lebih besar daripada dosis sahur. Untuk yang memakai insulin, dipakai insulin jangka menengah yang diberikan saat berbuka saja. Sedangkan pasien yang harus menggunakan insulin (DMTI) dosis ganda, dianjurkan untuk tidak berpuasa dalam bulan Ramadhan.[

 

Apa Obat Herbal Diabetes yang Paling Tepat

  • Diabetes secara umum merupakan kondisi dimana kadar gula atau glukosa dalam darah cukup tinggi melewati ambang batas normal, yakni di atas 126 mg/dl. Namun secara umum kadar normal gula darah bagi seseorang adalah antara 80 mg/dl sampai 110 mg/dl.Biasanya faktor pemicunya terdiri dari dua hal, pertama karena asupan makanan mengandung gula yang berlebihan atau karena menurunnya fungsi pankreas sebagai penghasil insulin yang berfungsi mengkorversi glukosa menjadi energi.Masalah gula darah tinggi ini akan memunculkan masalah kompleks bila tidak segera Anda atasi. Mulai dari menurunnya vitalitas dan stamina, rasa lelah tak berkesudahan sampai menurunnya kemampuan syaraf pusat dan syaraf tepi. Pada kondisi yang buruk, biasanya kondisi pembuluh darah juga akan menurun, merusak organ-organ tubuh yang terkait dengan syaraf, juga munculnya serangan jantung dan stroke karena sumbatan pembuluh darah oleh efek dari pengentalan darah. Untuk mengatasi kondisi di atas, setidaknya Anda perlu obat herbal dengan fungsi-fungsi yang tepat sasaran mengatasi keluhan tersebut, seperti Madu Diabetes An NAba' yang mengandung :
  • Madu pilihan : Kalsium, Magnesium, Sodium, Potasium, Klorin, Sulfur (belerang), Zat besi, Fosfor, Lead, Litium, Nikel, Tembaga, tin, Zink, Silika, Aurum, Timah, Kalium karbonat.Vitamin B Kompleks(B1, B2, B3, B5, dan B6), Vitamin A, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, Vitamin H, Vitamin K, Fruktosa, Glukosa, Maltosa, dan Sukrosa.
  • Ekstrak sambiloto : Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik).

Ekstrak ceplukan :  beberapa kandungan yang terdapat di dalam ciplukan seperti vitamin C, asam palmitat, alkaloid, chlorogenic acid, polifenol dan lain sebagainya yang terbukti ampuh untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Secara garis besar tanaman ciplukan ini memiliki peran sebagai tanaman yang memiliki fungsi antibakteri, anti aflamasi, analgesik, imunosupresan, antioksidan, sitotoksik, meredakan batuk, antivirus, menetralkan racun dan anti hiperglikemi.

Ekstrak mimba : Daun mimba mengandung senyawa-senyawa diantaranya adalah β-sitosterol, hyperoside, nimbolide, quercetin, quercitrin, rutin, azadirachtin, dan nimbine. Tanaman mimba mempunyai beberapa kegunaan. Di India tanaman ini disebut “the village pharmacy”, dimana mimba digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit, antiinflamasi, demam, antibakteri, antidiabees, penyakit kardiovaskular, dan insektisida,  Daun mimba juga di gunakan sebagai repelan, obat penyakit kulit, hipertensi, diabetes, anthelmintika, ulkus peptik, dan antifungsi. Selain itu bersifat antibakteri dan antiviral Seduhan kulit batangnya digunakan sebagai obat malaria. Penggunaan kulit batangnya yang pahit dianjurkan sebagai tonikum. Kulit batang yang ditoreh pada waktu tertentu setiap tahun menghasilkan cairan dalam jumlah besar. Cairan ini diminum sebagai obat penyakit lambung.

baca Selengkapnya

HLV Madu Terapy Diabetes

HVL Madu Terapy Diabetes

 

 

Penyakit Diabetes bukan hanya masalah bagi warga di Negara-negara maju saja, karena penyakit ini mengancam kehidupan seluruh umat manusia di dunia. Pada tahun 1995, diperkirakan bahwa penderita diabetes mellitus (Diabetesi) di seluruh dunia mencapi 135 juta jiwa dan diperkirakan jumlah ini akan meningkat menjadi 300 juta jiwa pada tahun 2025. Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah penyakit ini bukan lagi dominasi kelompok usia tua saja melainkan juga orang-orang yang lebih muda. Bahkan beberapa penelitian telah melaporkan bahwa saat ini banyak remaja yang terancam mengalami penyakit yang satu ini. Penyebabnya tidak lain adalah perubahan gaya hidup yang terlalu signifikan terutama pada beberapa daerah yang telah maju.

 

Diabetes Mellitus

Penyakit DM yang juga dikenal sebgai kencing manis / penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan system metabolism dalam tubuh, dimana organ pancreas tidak mampu memproduksi hormone insulin sesuai kebutuhan tubuh. DM adalah penyakit dimana penderitanya mengalami gangguan dalam mengubah bahan makanan menjadi energy. Setelah makan, makanan diubah menjadi gula yang juga sering disebut sebagai glukosa. Glukosa akan diserap oleh usus dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Pada orang yang mengalami DM kadar gula di dalam darahnya meningkat bahkan melebihi batas normal yang dimiliki oleh orang sehat lainnya.

 

Prediabetes
DM (terutama DM tipe 2 ) adalah suatu kondisi yang terjadi dalam waktu yang panjang. Diabetes adalah penyakit kronis, maksudnya memiliki waktu perjalanan penyakit yang lama/panjang. Anda tidak menjadi seorang diabetes dalam waktu 2-3 hari (seperti halnya flu) melainkan dalam waktu bertahun-tahun. Karena proses pengrusakan dalam tubuh ini terjadi secara bertahap, maka ada kondisi dimana tubuh belum benar-benar mengalami diabetes namun telah hamper mengalami gangguan seperti diabtes. Kondisi tersebut sering berkaitan dengan kadar gula darah yang berlebihan. Kondisi kelebihan gula darah ini dapat mengarah pada diabetes dimasa yang akan datang. Berikut ini adalah criteria seseorang dapat dikatakan mengalami diabetes:

  1. Peningkatan kadar gula darah puasa 100-125 mg/dl
  2. Kadar gula darah 2 jam setelah pemberian gula mencapai 140-199 mg/dl.

Cara mencegah Diabetes

Fung dan koleganya melakukan penelitian pada wanita yang belum mengalami diabetes. Dalam penelitian itu mereka menemukan bahwa semakin tinggi asupan magnesium seseorang maka kadar insulin puasanya menjadi semakin rendah. Ya, sensitivitas insulin yang baik terdapat pada orang yang memiliki asupan magnesium yang tinggi pula. Menjaga insulin tetap sensitive penting karena pada sebagian besar kasus diabetes ditemukan hormon insulin yang tidak sensitive sehingga gula sukar masuk ke dalam tubuh. Hal ini didukung oleh peneliti lain yaitu Song dkk. Yang menemukan bahwa asupan magnesium yang tinggi pada wanita yang mengalami obesitas mampu menurunkan risiko terjadi diabetes mellitus tipe 2. Bagaimana memperoleh magnesium? Untuk memperoleh manfaat dari magnesium kita dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran berdaun hijau, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan yang merupakan sumber utama magnesium. Alasan Mengapa Anda Harus Berolahraga Apakah Anda aktif berolahraga? Beberpa penelitian jangka panjang secara konsisten menemukan bahwa semakin aktif kita berolahraga maka akan semakin mungkin kita terbebas dari diabetes mellitus tipe 2. Olahraga membuat tubuh kita beradaptasi dengan mudah terhadap masalah yang berdampak pada penyakit kronis. Dengan berolahraga secara teratur artinya kita membantu pancreas kita (organ yang berfungsi menghasilkan hormon insulin) untuk bekerja lebih baik. Latihan fisik atau olahraga juga meningkatkan pengambilan gula darah oleh otot. Dengan demikian olahraga secara langsung atau tidak langsung berperan dalam mencegah penyakit diabetes.

Pengobatan dasar pada penyakit diabetes :

  1. Mengkontrol ketat pola makan penderita diabetes.

Pola makan harus disesuaikan dengan berat badan, pekerjaan, kebiasaan, kegiatan penderita. Penderita membutuhkan resep makan professional yang dirancang oleh dokter.

  1. Obat-obatan

Penderita diabetes harus mengkonsumsi obat yang tepat untuk menurunkan kadar gula darah. Yang harus diperhatikan : jika timbul nefropati diabetik, penderita tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan lagi.

  1. Pengobatan melalui olahraga

Penderita harus berolahraga setiap hari, 2x setiap hari, berjalan lambat selama 2 jam.

  1. Pengobatan insulin

Penderita diabetes tipe 1 harus melakukan injeksi insulin. Penderita diabetes tipe 2 jika terkena nefropati diabetic (tidak peduli fase berapapun), gula darah terlalu tinggi, muncul gejala komplikasi akut harus melakukan injeksi insulin.

Yang diuraikan diatas adalah pengobatan diabetes pada umumnya. Cara pengobatan di atas dapat mengontrol dan mengurangi gejala yang ada, tetapi penderita harus melakukan pengobatan seumur hidup dan juga sering kambuh. Kita semua tahu penyebab diabetes adalah kerusakan islet, jika demikian bagaimana memperbaiki islet adalah kunci untuk mengobati diabetes.

Pengobatan stem cells

Stem cell adalah sel yang memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi, dalam kondisi tertentu dapat berdiferensiasi menjadi sel islet. Transplantasi stem cells pada islet melalui intervensi arteri sehingga stem cells memperbaiki dan meregenerasi sel islet, memulihkan fungsi islet sehingga mengobati penyakit diabetes.

Pengobatan stem cell telah melakukan pengobatan terhadap 123 kasus penderita. Pengobatan stem cells berhasil mengobati 102 kasus penderita.

Sejak bulan april 2010 hingga saat ini, Guangzhou Meyo Stem Cell Hospital telah menyelesaikan transplantasi stem cells pada 123 penderita yang di dalamnya mencakup penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Dalam 123 penderita ini, terdapat 21 penderita yang berhenti menggunakan injeksi insulin, dosis yang digunakan berkurang sebanyak 81 penderita, yang tidak memiliki perubahan apapun sebanyak 12 penderita, dosis injeksi yang bertambah sebanyak 9 penderita. Kebanyakan kondisi penderita akan terlihat membaik setelah 2 minggu dan memiliki gejala rendah gula darah. Terdapat 30%-80% penderita yang fungsi isletnya mengalami peningkatan dalam setengah tahun, kadar gula darah membaik dan tidak terlihat efek samping yang buruk. Angka penderita yang menderita komplikasi ketoasidosis dan rendah gula menjadi menurun. 85% penderita kaki diabetik terhindari dari amputasi. Pada kali pertama pengobatan saja sudah terdapat 20% penderita yang sudah dapat menghentikan injeksi insulin dan obat untuk menurunkan gula darah. Gejala seperti penglihatan yang kabur, kaki dan tangan yang mati rasa, dingin, rasa seperti tertusuk-tusuk jarum, rasa seperti tersetrum listrik menjadi berkurang. Dan penyakit gagal ginjal dan uremia yang didatangkan oleh penyakit diabetes dapat dihindari. Pengobatan stem cells memiliki khasiat yang baik.

Pengobatan stem cell hanya membutuhkan 10 hari, 1 kali proses hanya membutuhkan 3 bulan

Satu kali transplantasi stem cells membutuhkan waktu 10 hari, biasanya 1 kali proses pengobatan ini membutuhkan 3 kali operasi transplantasi dan selang setiap kali transplantasi membutuhkan selang waktu 8-25 hari. Jika dibanding dengan mengkonsumsi obat-obatan dan injeksi insulin yang tidak berkesudahan, pengobatan stem cells hanya memakan waktu yang singkat.

Pengobatan stem cells bisa mengobati berbagai macam diabetes dan mengurai komplikasi

Pengobatan stem cells memiliki khasiat untuk mengobati penyakit diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes gestasional dan jenis diabetes lainnya. Karena stem cells memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan meregenerasi sel yang rusak, stem cells juga dapat mengobati kaki diabetik, penyakit ginjal (gagal ginjal, uremia),penyakit mata (penglihatan kabur, kebutaan), penyakit otak (stroke), penyakit kulit, gastroparesis, ketoasidosis, penyakit jantung, saraf yang rusak dan komplikasi lainnya.

Selain jenis pengobatan diatas, penyakit diabetes juga dapat disembuhkan dengan metode pengobatan herbal, yaitu dengan mengonsumsi HLV Madu Terapy Diabetes yang mengandung Madu Pahit : Madu hitam pahit merupakan madu pahit yang kaya khasiat dan manfaat untuk kesehatan tubuh. Madu ini memiliki kandungan glukosa yang rendah dibandingkan dengan jenis madu lainnya, sangat cocok digunakan sebagai suplemen kesehatan penderita diabetes. Selain itu, madu hitam  memiliki kandungan alkaloid yang tinggi berperan sebagai anti infeksi yang membantu mempercepat proses penyembuhan penyakit. Madu hitam pahit memiliki manfaat sebagai afrodisiak (makanan penambah gairah seksual), mampu meningkatkan stamina dan memelihara vitalitas. Konsumsi madu hitam pahit secara teratur dapat mengatasi lemah syahwat, lebih bertenaga dan tahan lama dalam berhubungan intim.

Habbatussauda : kandungan habbatusauda dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator.  Habbatussauda dijadikan sebagai suplemen multivitamin tubuh yang dapat menguatkan sistem imunitas tubuh, berfungsi sebagai pemberi asupan nutrisi yang baik bagi sel otak, membangun membran otak dan jaringan syaraf pada otak untuk meningkatkan kecerdasan dan daya ingat, Sebagai sintesa dan produktivitas hormon. Menetralisir dan membunuh racun yang berasal dari berbagai jenis makanan dan paganan lainnya yang masuk dalam tubuh, Habbatussauda dengan kandungan Saponin-nya yang memiliki fungsi sebagai kortikosteroid, Sebagai Anti-Histamin atau anti bakteri. minyak volatile ternyata ampuh untuk membunuh strain bakteri V cholera dan E coli dibanding dengan obat antibiotik lainnya seperti Ampicilin dan Tetrasiklin, Untuk para orang tua yang sudah lanjut usia baik dikonsumsi untuk mempertahankan memori, daya tahan tubuh.  Interferon yang terkandung dalam habbatussauda ini mampu menghasilkan sel-sel normal pada setiap sel jaringan tubuh untuk melawan virus yang dapat merusak jaringan tubuh.

Propolis :  Propolis mengandung semua jenis vitamin  (Vitamin A, B2, B6, E, C, D, H, P, asam folat, asam nikotinat) termasuk vitamin K, mengandung semua jenis Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali belerang /Sulfur, mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel, mengandung Bioflavanoids, yaitu zat antioksidan anti virus, anti bakteri, anti jamur, anti peradangan dan membantu proses regenerasi sel sebagai suplemen sel, mengandung Artepilin C yaitu antioksidan yang menghambat pertumbuhan kanker, mengandung lebih dari 180 Phytochemicals yaitu senyawa yang ada di tanaman besar dengan usia di atas 100 tahun. Biasanya terdapat di bagian pelepah. Mengandung jenis antioksidan yang tidak ada di tanaman yang biasa kita makan.

Khasiat dan manfaat HLV Madu Terapi Diabetes

  • Menurunkan dan menormalkan kadar gula darah ( Diabetes )
  • Mengobati gangguan liver
  • Menguatkan fungsi jantung
  • Menetralisir racun
  • Memulihkan stamina
baca Selengkapnya

Madu Diabetes Athoifah

 

Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.

Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah.

Mengenali sejak dini tentang penyakit diabetes merupakan suatu kesempatan bagi anda untuk mengendalikan gula darah bahkan mencegah timbulnya diabetes pada tubuh anda. Untuk mendeteksi pengidap diabetes yang utama yaitu dengan melakukan pemeriksaan gula darah. Kadar gula dengan pemeriksaan setelah berpuasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes.

Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 – 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut.

Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :

  1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
  2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
  3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
  4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
  5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
  6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
  7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
  8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
  9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
  10. Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.

Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah. Selain itu melakukan pengobatan dengan menggunakan metode herbal menjadi solusi yang mulai diminati masyarakat luas karena herbal tidak menimbulkan efek buruk bagi tubuh, salah satu produk herbal yang sering digunakan untuk pengobatan maupun pencegahan diabetes adalah Madu Diabetes Athoifah  yang mengandung :

  • Madu Murni : Kalsium, Magnesium, Sodium, Potasium, Klorin, Sulfur (belerang), Zat besi, Fosfor, Lead, Litium, Nikel, Tembaga, tin, Zink, Silika, Aurum, Timah, Kalium karbonat.Vitamin B Kompleks(B1, B2, B3, B5, dan B6), Vitamin A, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, Vitamin H, Vitamin K, Fruktosa, Glukosa, Maltosa, dan Sukrosa.
  • Pare/peria (Momordica charantia) : Peria adalah sejenis tumbuhan merambat dengan buah yang panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan bergerigi. Sejak zaman purba peria digunakan untuk merawat penderita kencing manis karena terbukti berkhasiat hipoglikemikmelalui insulin nabati yang mengurangi kandungan gula dalam darah dan air kencing. Penelitian mengenai khasiat hipoglikemik ini dilakukan oleh William D.Torres pada tahun 2004 baik secara in vitro maupun in vivo. Efek peria dalam menurunkan gula darah pada hewan percobaan bekerja dengan mencegah usus menyerap gula yang dimakan. Selain itu diduga peria memiliki komponen yang menyerupai sulfonylurea, yakni obat antidiabetes paling tua . Obat jenis ini menstimulasi sel beta kelenjar pankreas tubuh memproduksi insulin lebih banyak, selain meningkatkan deposit cadangan gula glikogen di hati. Momordisin, sejenis glukosida yang terkandung dalam peria juga mampu menurunkan kadar gula dalam darah dan membantu pankreas menghasilkan insulin.Efek peria dalam menurunkan gula darah pada kelinci diperkirakan juga serupa dengan mekanisme insulin. Penemuan peria sebagai antidiabetes ini diperkuat oleh hasil penelitian ahli obat berkebangsaan Inggris, A.Raman dan C.lau pada tahun 1996 yang menyatakan bahwa sari dan serbuk kering buah peria menyebabkan pengurangan kadar glukosa dalam darah dan meningkatkan toleransi glukosa.Dalam ramuan tradisional, buah peria ditumbuk hingga menghasilkan cairan pahit atau merebus daun serta buahnya sehingga menghasilkan air yang dapat diminum secara langsung.Sebagai obat diabetes, buah peria dapat disajikan sebagai teh karena terbukti tidak memiliki efek samping terhadap sistem pencernaan sehingga tepat dikonsumsi oleh penderita yang mengalami konstipasi
  • Mengkudu (Morinda citrifolia) : Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap, Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat, Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh. Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli.Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya.Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Manfaat Madu Diabetes Ath Thoifah

  1. Menstabilkan tekanan darah
  2. Menormalkan Kadar gula dalam darah
  3. Menambah daya tahan tubuh
  4. Meningkatkan kinerja pangkreas
  5. Menstabilkan kinerja hormone insulin
  6. Mengatasi diabetes
  7. Meregenerasi sel-sel jaringan pada tubuh yang rusak
  8. Pereda nyeri

Saran-saran Bermanfaat bagi Penderita Diabetes

Penderita diabetes  sebaiknya menjaga kesehatan dengan cermat. Melalui sebuah pemantauan kesehatan, proses pengobatan yang dijalani penderita akan lebih lancar, sekaligus dapat meminimalisasi risiko komplikasi. Langkah-langkah berikut ini juga bisa membantu bagi penderita diabetes.

  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang.
  • Teratur dalam berolahraga.
  • Membatasi konsumsi minuman keras.
  • Berhenti merokok.

 

Pemesanan 

  • Melalui Website kami di www.istana-herbal.comSilahkan Anda "Mengklik gambar Produk  dan apabila sudah masuk di halaman  Produk Klik Tombol Beli Sekarang"
  • (SMS/ WhatsApp) 081393930088 dengan format sebagai berikut :

Nama / Alamat Lengkap / No.HP / Nama Produk/ Jumlah

Contoh : Rias Indah / Jl. Ahmad Yani No, 34 Kel. Mendungan, Kec. Kartasura, Sukoharjo 74765 / 082338745875 / Sari Kurma Angkak Mazied / 6 botol.

  •  Email (istana.herbal.it@gmail.com)

Contoh : Dwi Iswanto / Jl. Patimura No, 34 Kel. Pabelan, Kec. Kartasura, Surakarta 74765 / 082338745875 / Nama Produk / Jumlah Produk

  • Blakberry Messengger 

Hubungi Customer Service kami di BBM, dengan add pin sebagai berikut (76BDBB76 )

Contoh : Muhammad Ikhsan / Jl. Kejaksaan No, 25 Kel. Dadapan, Kec. Makam Haji, Surakarta 74765 / 082338745875 / Nama Produk / Jumlah Produk

  • Hubungi Customer Service kami di Yahoo Messengger 

customer_istanaherbal@yahoo.com

     

    Atau Bisa datang langsung ke toko kami di : 

    • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums

    Telp : 081393930088

    • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM

    Telp : 087838231155

    • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang,

    Telp: 087753373281

    • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen.

    Telp : 081908427320

     

    Anda Dapat Melakukan Pembayaran di Salah Satu Rekening Kami diBawah ini : 


    - Bank Central Asia KCU Solo
    - Nama : Krida Prasetia
    - No Rekening : 0152693506



    - Bank Mandiri Cabang Kartasura
    - Nama : Krida Prasetia
    - No Rekening : 138-00-073-5269-8



    - Bank Negara Indonesia Cabang
    - Nama : Krida Prasetia
    - No Rekening : 0198117897



    - Bank Rakyat Indonesia Cabang
    - Nama : Krida Prasetia
    - No Rekening : 66-4701-00000-6507



    Tinggal tunggu barang di depan pintumu, Happy Shopping !

     

    Pelayana Kami
    Kami akan selalu siap melayani Anda
    Email : istana.herbal.it@gmailcom
    Order respon cepat whatsApp : 081393930088
    Telp : (0271) 7451424
    baca Selengkapnya