Gangguan Mata

Informasi Kesehatan Mata

 

Ada bermacam-macam penyakit mata, antara lain kita bahas disini dengan tujuan agar kita mengetahui dan bisa lebih hati-hati menjaga kesehatan mata. Karena disamping jendela hati, mata adalah organ vital kita untuk belajar dan beraktivitas. Dan yang terpenting mata adalah sarana untuk melihat indahnya dunia.

 

 Berikut beberapa macam penyakit mata: 

1.  KONJUNGTIVITIS

Konjungtivitis adalah iritasi akibat infeksi bagian selaput yang melapisi mata. Gejala penyakit mata ini biasanya mata memerah, berair, gatal, terasa nyeri, keluar belekan & penglihatan kita menjadi kabur. Konjungtivitis mudah menular dan umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti alergi (debu, serbuk, bulu, angin / asap), infeksi bakteri, penggunaan lensa kontak yang kurang bersih.

2. KERATOKONJUNGTIVITAS VERNALIS (KV)

Keratokonjungtivitas adalah peradangan pada bagian kornea (selaput bening) akibat alergi sehingga menimbulkan rasa sakit pada mata. Gejala penyakit mata ini: berair, gatal, mata merah, kelopak mata bengkak & banyak keluar belek. Perlu diketahui KV merupakan peradangan musiman. Penderita penyakit ini cenderung kambuh terutama pada musim panas.

3. ULKUS KORNEA (UK)

Ulkus kornea adalah infeksi pada bagian luar kornea. Biasanya penyaki mata seperti ini disebabkan beberapa jenis bakteri, seperti stafilokokus, pseudomonas dan pneumokokus. Penyebab awal bisa karena mata kelilipan. UK terkadang terjadi di seluruh permukaan kornea sampai ke bagian dlm & belakang kornea.

4. SELULITIS ORBITALIS (SO)

Selulitis orbitalis adalah peradangan pada jaringan di sekitar bola mata. Gejala penyakit mata ini berupa kelopak mata bengkak, bola mata menonjol & bengkak, mata merah, nyeri, serta penderita mengalami demam. Sering terjadi akibat cedera mata, infeksi sinus / infeksi yang berasal dari gigi. SO yang tak segera ditangani bisa berakibat fatal, seperti kebutaan, infeksi otak / pembekuan darah di otak.

5. TRAKOMA

Trakoma adalah infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini berkembang sangat baik di lingkungan yang kotor / bersanitasi buruk. Penularan penyakit mata trakoma berlangsung saat anak menggunakan benda yang sudah tercemari Chlamydia seperti sapu tangan dan handuk.

6. DAKRIOSISTITIS

Penyebab dakriosistitis adalah penyumbatan yang terjadi pada saluran yang mengalirkan air mata ke hidung. Faktor alergilah yang menyebabkan terjadinya sumbatan pada saluran tersebut. Akibatnya adalah infeksi di sekitar kantung air mata yang menimbulkan nyeri, warna merah & bengkak, bahkan bisa sampai mengeluarkan nanah & penderita mengalami demam.

7. BLEFARITIS

Di bagian bola mata terdapat lapisan air mata yang berfungi melindungi bola mata dari iritasi. Lapisan yang sangat halus ini terdiri atas tiga kelenjar, yaitu kelenjar minyak, air & lendir. Nah, blefaritis adalah suatu peradangan pada kelopak mata sebab terjadinya produksi minyak yang berlebihan yang berasal dari kelenjar minyak tersebut.

8. ENDOFTALMITIS

Endoftalmitis merupakan infeksi yang terjadi di lapisan mata bagian dlm sehingga bola mata bernanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, bahkan sampai mengalami gangguan penglihatan. Biasanya terjadi sebab mata anak tertusuk sesuatu seperti jatum / benda tajam lainnya. Infeksi ini cukup berat sehingga harus segera ditangani sebab bisa menimbulkan kebutaan.

 

Penyebab Sakit Mata:

1. Sakit dipermukaan mata (ocular)

Rasa sakit di permukaan mata adalah kondisi dimana rasa sakit berasal dari luar struktur permukaan mata, beberapa penyebabnya adalah :

  • Konjungtivitis adalah salah satu masalah mata yang paling umum. Konjungtivitis biasanya disebabkan oleh alergi, bakteri, kimia, atau peradangan virus dari konjungtiva (membran yang lembut melapisi kelopak mata dan menutupi bola mata).

Ciri-ciri sakit mata yang disebabkan oleh konjungtivitis ini adalah

  • Mata berubah warna menjadi merah muda. rasa sakit biasanya ringan, atau tidak ada rasa sakit sama sekali. Gatal, kemerahan.
  • Lecet kornea juga penyebab umum sakit mata kornea adalah salah satu bagian pada mata paling transparan, sensitif dan lembut. Lecet biasanya terjadi dikarenakan goresan ke permukaan kornea, seperti dari benda asing atau terlalu sering menggunakan lensa kontak.
  • Efek Kimia dan luka bakar merupakan penyebab signifikan pada sakit mata. Efek Kimia yang dimaksud berupa asam atau zat basa, seperti pembersih rumah tangga atau pemutih
  • Adapun luka bakar biasanya berasal dari sumber cahaya yang kuat, seperti percikan las api atau juga berasal dari matahari dan alat-alat penerangan yang memiliki intensitas cahaya cukup tinggo.
  • Radang kelopak mata biasanya terjadi dikarenakan kelenjar minyak terpasang di tepi kelopak mata.
  • Penyebab lainnya adalah adanya iritasi mata. ditandai dengan adanya benjolan kecil pada mata Anda, benjolan mata ini dibentuk oleh kelenjar minyak mata yang tidak normal. sehingga menyebabkan iritasi pada mata, rasa sakitnya cukup menyakitkan


2. Sakit didalam orbit mata (orbital)



Sakit Orbital digambarkan sebagai sakit yang terdapat dibagian dalam mata atau di belakang permukaan mata.
Berikut ini beberapa penyebab sakit mata yang berasal dari orbital :

  • glaukoma menyebabkan nyeri orbital, walaupun sebagian besar kasus glaukoma tidak menyakitkan. Glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular, atau tekanan internal mata, yang akhirnya dapat menyebabkan cacat dalam penglihatan dan bahkan kebutaan jika tidak diobati. Tekanan intraokular dapat meningkat dikarenakan penyumbatan cairan mata atau peningkatan produksi aqueous humor (cairan yang menggenangi mata). Hal ini biasanya terjadi pada orang tua.
  • iritis adalah peradangan pada iris, atau bagian berwarna dari mata, yang menyebabkan rasa sakit mata dalam.
  • neuritis Optik adalah suatu peradangan pada saraf optik. Saraf optik terhubung ke bagian belakang mata. Penyebab peradangan ini biasanya berasal dari multiple sclerosis, infeksi virus, atau infeksi bakteri.
  • Sinusitis, yang merupakan infeksi bakteri atau virus dari sinus, dapat menyebabkan rasa nyeri orbital atau lekuk mata.
  • Migran, adalah penyebab yang sangat umum nyeri orbital mata yang terkait dengan sakit kepala.
  • Trauma peristiwa, seperti cedera penetrasi ke mata, pukulan mata dengan benda asing, dan tabrakan kendaraan bermotor, yang menyebabkan rasa sakit mata signifikan dan cedera. Goresan ke kornea biasanya terkait dengan peristiwa traumatis yang sangat menyakitkan. Ini adalah mata masalah umum yang menyebabkan orang untuk mencari bantuan medis.

 

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar terhindar dari sakit mata, yaitu:

    • Menghindari menyentuh mata setelah bepergian atau menyentuh barang-barang orang yang sakit mata. Biasakan untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu atau menggunakan cairan pembersih tangan sebelum menyentuh mata.
    • Menghindari berbagi barang pribadi seperti handuk, kacamata, sapu tangan, perias mata atau lensa kontak dengan orang lain.
    • Sebaiknya tidak mengucek-ucek mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu untuk mencegah goresan mata dan infeksi dari kuman yang mungkin menempel di tangan, karena tangan tidak selalu berada dalam kondisi steril.
    • Menggunakan pelindung mata seperti kacamata jika berada di tempat-tempat yang berisiko tertular sakit mata atau jika sedang mengendarai sepeda motor agar tidak terkena debu atau angin yang dapat menyebabkan iritasi.
    • Memperhatikan kebersihan dari kacamata atau lensa kontak yang digunakan.

       

      baca Selengkapnya

      Penyebab Mata Merah

      Mata merah adalah gejala penyakit akibat peradangan atau infeksi lapisan transparan yang terletak di bagian dalam kelopak mata dan di bagian yang menutupi putih mata, mata merah juga terasa mengganggu bagi penderitanya karena biasanya disertai rasa sakit, perih, gatal, berair, atau bahkan bengkak sehingga membuat penglihatan menjadi samar.

       

      Penyebab Mata Merah

      • Mata Merah Yang Disebabkan Virus

      Penyebab yang memimpin dari suatu mata merah yang meradang adalah infeksi virus. Sejumlah virus-virus yang berbeda dapat menjadi bertanggung jawab atas infeksi. Gejala-gejala mata merah yang disebabkan virus biasanya dihubungkan lebih banyak dengan suatu pengeluaran cairan yang tidak berwarna hijau atau kuning. Seringkali, gejala-gejala virus seperti influensa, seperti hidung yang mampat dan hidung yang ingusan, juga hadir. Kelopak-kelopak mata mungkin juga bengkak. Adakalanya melihat pada sinar-sinar yang terang adalah menyakitkan. Ketika mata merah yang disebabkan virus mungkin tidak memerlukan suatu antibiotik, mereka yang terpengaruh harus menemui seorang dokter, karena adakalanya bentuk mata merah ini dapat berkaitan dengan infeksi kornea (bagian jernih dari depan bolamata). Infeksi ini harus dideteksi dan dirawat secara benar. Mata merah yang disebabkan oleh virus adalah sangat menular. Mata merah yang disebabkan virus biasanya hilang dalam tujuh sampai sepuluh hari setelah munculnya gejala-gejala.

       

      • Mata Merah Yang Disebabkan Bakteri

      Bakteri yang paling umum menyebabkan mata merah yang infeksius adalah staphylococci, pneumococci, dan streptococci. Gejala-gejala mata merah yang disebabkan bakteri termasuk:

      • Sakit/nyeri mata,
      • Bengkak
      • Kemerahan
      • Suatu jumlah kotoran yang sedang sampai besar, biasanya berwarna kuning atau kehijauan.

      Kotoran umumnya berakumulasi setelah tidur. Anak-anak yang terpengaruh mungkin terbangun paling tidak senang bahwa mata mereka lengket tertutup, memerlukan suatu handuk yang hangat untuk mengangkat kotorannya. Mata merah yang disebabkan bakteri dirawat dengan berulangkali penggunaan handuk-handuk hangat pada mata-mata (coba terapkan ini pada satu mata anak anda setiap waktu selama suatu video yang ia senangi) dan memerlukan obat-obat tetes antibiotik atau obat salep yang diresepkan oleh dokter.

      • Mata Merah Chlamydia

      Mata merah yang disebabkan oleh infeksi dengan chlamydia adalah suatu bentuk yang tidak umum dari mata merah yang disebabkan bakteri di Amerika, namun adalah sangat umum di Afrika dan negara-negara Timur Tengah. Ia dapat menyebabkan mata merah pada dewasa-dewasa. Ia adalah penyebab mata merah pada remaja-raemaja dan dewasa-dewasa yang dapat ditularkan secara seksual. Mata merah Chlamydia secara khas dirawat dengan tetracycline (kecuali pada anak-anak dibawah umur 8 tahun, karena kemungkinan pelunturan warna gigi) atau erythromycin.

       

      Kondisi-Kondisi noninfeksius Yang Menyebabkan Mata Merah, Gejala-Gejala Mata Merah Noninfeksius, Dan Cara Merawat :

       

      • Mata Merah Karena Alergi

      Gejala-gejala dan tanda-tanda mata merah karena alergi biasanya disertai oleh gatal yang hebat, keluar airmata, dan pembengkakan selaput-selaput mata. Penyebab-penyebab yang sering termasuk serbuk sari musiman, dander hewan, dan debu. Ia seringkali musiman dan disertai oleh gejala-gejala alergi khusus lain seperti bersin, hidung yang gatal, atau tenggorokan yang gatal. Handuk dingin dan lembab dipakaikan pada mata dan obat tetes mata decongestant over-the-counter dapat menyediakan keringanan/pembebasan. Dokter anda dapat meresepkan obat-obat yang lebih kuat jika obat-obat ini tidak memadai.

       

      • Mata Merah Karena Kimia

      Mata merah karena kimia dapat berakibat ketika segala senyawa yang mengiritasi masuk ke mata-mata.

      Pengganggu-pengganggu (irritants) yang menyerang yang umum adalah:

      • Pembersih-pembersih rumah tangga
      • Spray-spray dari segala macam,
      • Asap
      • Kabut campur asap
      • BahAn-bahan pengotor industri.

      Penyakit-Penyakit Yang Mendasarinya

      Penyakit-Penyakit Yang Mendasarinya

      Mata merah yang gigih (conjunctivitis) mungkin suatu tanda dari suatu penyakit yang mendasarinya dalam tubuh. Paling sering ini adalah penyakit-penyakit rheumatic, seperti rheumatoid arthritis dan systemic lupus erythematosus. Conjunctivitis juga terlihat pada penyakit Kawasaki (suatu penyakit yang jarang yang dihubungkan dengan demam pada bayi-bayi dan anak-anak yang muda) dan penyakit-penyakit peradangan usus tertentu seperti radang borok usus besar (ulcerative colitis) dan penyakit Crohn.

      Subconjuctival hemorrhage

      Kemerahan yang terang dari putih-putih mata dapat juga terjadi ketika pembuluh-pembuluh darah yang kecil sekali yang menutupi putih-putihnya mata pecah dari trauma atau perubahan-perubahan tekanan dalam kepala (contohnya, setelah tertawa atau muntah yang kuat, ketika menyelam dibawah air, atau bahkan membengkok dengan kepala dibawah). Kondisi ini disebut subconjunctival hemorrhage, dan ketika itu dapat nampak mengesankan, ia umumnya adalah tidak berbahaya. Ia menyebabkan suatu area lokal dari bagian putih mata (sclera) menjadi memerah dengan hebat. Ia tidak secara khas melibatkan bagian berwarna dari mata (iris) dan tidak mepengaruhi penglihatan.


      Pengobatan Sementara

      • Jangan menggunakan make-up dulu.
      • Hindari Pemakaian Lensa Kontak. Jika Anda menggunakan lensa kontak yang sekali pakai, jangan gunakan lagi pasangan lensa kontak tersebut. Jika Anda memakai lensa kontak yang bukan sekali pakai, sterilkan dengan cermat. Selama mata Anda masih merah dan masih banyak mengeluarkan air mata, pakailah kacamata sebaliknya daripada lensa kontak.
      • Jangan menyentuh mata karena dapat menularkan infeksi ke mata sebelah.
      • Gunakan Kompres Hangat. Rendam kain yang bersih dan halus dalam air hangat lalu peras sampai kering. Letakkan secara perlahan di kelopak mata yang tertutup. Ulangi beberapa kali dalam sehari sampai Anda merasa lebih baik. Jika penyebab mata merah adalah alergi, gunakan kompres dingin dan lakukan cara yang sama dengan kompres hangat.
      • Cegah Penularannya. Untuk mencegah mata merah menular ke mata sebelahnya yang masih normal atau ke mata orang lain, jauhkan tangan Anda dari mata dan selalu cuci tangan sehabis menyentuh area sekitar mata. Gantilah handuk Anda setiap hari dan buang kosmetik mata, khususnya maskara.
      • Gunakan kain lembut bersih yang telah dibasahi dan tempelkan pada mata. Ini dapat melembapkan, sekaligus membersihkan mata.
      baca Selengkapnya

      Mengobati Mata Kering

      Beberapa orang tidak memiliki cukup air mata di permukaan mata mereka untuk melumasi mata dan tetap nyaman; ini dikenal sebagai sindrom mata kering. Ini adalah keluhan umum di antara orang dewasa setengah baya dan lebih tua, terutama perempuan, dan dapat menjadi penyebab ketidaknyamanan besar dan frustrasi untuk penderita nya. Mata kering merupakan salah satu penyebab utama kunjungan ke profesional perawatan mata.

       

      Penyebab Mata Kering:

      • Mata kering dapat disebabkan oleh berbagai macam factor, termasuk perubahan hormonal, usia, kebiasaan melihat atau pekerjaan, operasi okular, penyakit sistemik dan okular tertentu dan obat-obatan, juga kondisi kelopak mata yang disebut penyakit kelenjar Meibomian. Dokter anda akan memberitahu apakah anda mengidap penyakit sistemik dan okular tertentu atau konsumsi obat-obatan yang dapat menyebabkan mata kering, dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Pada banyak kasus, tidak ada alasan yang jelas mengapa terjadi mata kering.

       

      Gejala Mata Kering :

      • Ada sensasi terbakar, tersengat, dan gatal di mata
      • Mata mengeluarkan lendir yang tampak berserabut
      • Mata mudah teriritasi akibat asap atau angin
      • Mata mudah menjadi lelah
      • Sensitif terhadap cahaya
      • Sulit memakai lensa kontak
      • Air mata terus mengalir
      • Pandangan menjadi kabur dan memburuk di malam hari

       

      Cara Mengurangi Gejala Mata Kering

       Untuk kasus ringan mata kering dapat dihilangkan dengan obat tetes mata yang dijual bebas yang tidak mengandung bahan untuk mengatasi mata merah karena malah memperparah gejala. Sebaiknya tanyakan dulu ke dokter obat yang cocok untuk Anda.

      • Mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3, yang bisa ditemukan dalam minyak ikan dan sayur, seperti minyak canola, minyak kedelai, minyak biji rami, kenari, ikan salmon, tuna, ikan kembung, sarden atau telur dari ayam.
      • Hindari udara bertiup di mata. Jangan langsung mengarahkan mata ke pengering rambut, pemanas mobil, AC atau kipas angin.
      • Memakai kacamata pelindung pada saat kondisi berangin dan saat berenang.
      • Sering-sering meluangkan waktu untuk mengistirahatkan mata sejenak di tengah-tengah kegiatan padat. Jika Anda membaca atau melakukan tugas lain yang memerlukan konsentrasi visual, lakukan istirahat mata dengan menutup mata selama beberapa menit, atau berkedip berulang kali selama beberapa detik untuk membantu menyebarkan air mata secara merata di atas mata.
      • Posisikan layar komputer di bawah tingkat mata agar Anda tidak perlu membuka mata lebih lebar sehingga memperlambat penguapan air mata.
      • Berhenti merokok dan hindari asap. Asap dapat memperburuk gejala kering mata.
      • Jangan terlalu sering menggosok mata.
      • Sesekali berkediplah dengan sengaja beberapa kali untuk meratakan air mata di atas mata.

       Apabila cara-cara di atas tidak cukup efektif dalam mengobati mata kering dan gejalanya terus berlanjut atau bertambah parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Karena bisa jadi Anda mengalami masalah mata yang lebih serius.

      baca Selengkapnya