Penyebab Mimpi Buruk

Mimpi sebenarnya memiliki peran yang penting dalam kesehatan mental. Otak kita menggunakan mimpi untuk memahami apa yang kita alami setiap harinya. Secara umum kita tak perlu mencemaskan isi mimpi kita. 
Mimpi terjadi saat kita memasuki fase tidur REM (rapid eye movement). Selama fase ini setiap emosi yang kita rasakan sepanjang hari akan dikumpulkan dan diubah menjadi memori jangka panjang.

Mimpi bisa membuat suasana hati kita menjadi sangat bahagia karena gambaran dalam mimpi yang sangat indah. Di sisi lain, mimpi bisa membuat suasana hati kita menjadi tidak karuan karena gambaran dalam mimpi yang aneh dan bahkan tidak masuk akal. Berikut ini beberapa faktor penyebab mimpi buruk  yang sering dialami oleh manusia.

 

Pengertian Mimpi Buruk

Mimpi buruk adalah mimpi mengerikan atau meresahkan yang terasa nyata sampai-sampai membangunkan Anda dari tidur lelap. Tak jarang detak jantung menjadi berdegup kencang dibuatnya. Mimpi buruk cenderung terjadi saat fase tidur REM. Kebanyakan orang mengalami mimpi buruk ketika dini hari karena pada saat itulah fase tidur REM kerap terjadi.

 

Penyebab Mimpi Buruk

  • Realita kehidupan 

Mimpi sering dihubungkan dengan keadaan atau kondisi di kehidupan nyata seorang manusia. Gambaran dalam mimpi tersebut bisa berupa sesuatu yang ditakuti ataupun berbagai hal yang telah terjadi atau dialami.

  • Trauma

Keadaan seseorang yang sedang mengalami trauma bisa menyebabkan mimpi yang aneh dan bahkan menakutkan. Lebih parah lagi, seseorang akan sampai berteriak-teriak karena merasa sangat ketakutan ketika sedang mengalami mimpi buruk akibat trauma yang menghantui hidup mereka.

  • Alkohol dan narkotika

Sudah tidak bisa disangkal lagi jika alkohol dan narkotika bisa menyebabkan pikiran dan imajinasi seseorang menjadi berlebihan dan sering tidak logis. Penggunaan atau konsumsi narkotika dan alkohol sebelum tidur bisa memicu terjadinya mimpi aneh, buruk dan bahkan menakutkan ketika tidur di malam hari.

  • Sakit

Mimpi yang aneh juga sering dialami oleh orang yang sedang sakit atau demam tinggi. Suhu tubuh yang tinggi berpotensi untuk menginduksi gambaran dalam mimpi yang jauh dari realita atau tidak masuk akal.

  • Bipolar

Bipolar merupakan gangguan mental yang biasanya ditandai dengan terjadinya perubahan mood atau suasana hati yang rapid atau ekstrim. Tentunya hal ini bisa memicu terjadinya mimpi buruk setiap malamnya. Alangkah lebih baik jika Anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mengatasi gangguan mental ini.

  • Tekanan mental

Apabila Anda sedang merasa kehilangan akan seseorang yang sangat dicintai ataupun mengalami kecelakaan yang cukup mengerikan, maka mimpi yang aneh dan tak masuk akal besar sekali peluangnya untuk muncul saat Anda tidur. Perasaan atau mental yang sedang tertekan bisa menjadi pemicu mimpi yang aneh dan menyebabkan perasaan gelisah ketika terbangun.

 

 

Dampak Mimpi Buruk Bagi Kesehatan

  • Parkinson dan Gangguan syaraf

Penelitian yang dilakukan menunjukkan, orang yang mengalami gangguan tidur REM dan sering mengalami mimpi buruk yang diwujudkan dengan gerakan fisik seperti menendang, berdiri, memukul, menangis, atau berteriak, hal tersebut berpotensi tinggi menderita penyakit parkinso dan gangguan penurunan fungsi saraf lainnya.

  • Penyakit Jantung

Memang jika kita fikir tidak ada kaitannya antara mimpi buruk akan berdampak dengan penyakit jantung. Namun, beberapa penelitian menemukan kaitan antara mimpi buruj dengan gangguan irama jantung, terutama pada orang yang lanjut usia.

 

  • Episode Psikotik

Waspadalah bagi orang tua, jika anak-anaknya sering mengalami mimpi buruk atau sering tidak nyaman di malam hari. Karena dapat beresiko tinggi mengalami gangguan jiwa psikotik di usia dewasa. Karena itu, orang tua harus selalu cermat mengamati perilaku anaknya apakah dia sering mimpi buruk.


Selan itu, nyeri akan terjadi di dada dan detak jantung menjadi abnormal. Kebanyakan serangan jantung terjadi bila pada dini hari saat kira sedang tidur REM. Ketika memasuki fase tidur REM, biasanya, kita bernafas menjadi lebih cepat, tarikan nafas tidak teratur, dan berat. Bola mata pun bergerak-gerak dan otot tungkai lumpuh sementara. Tidur REM juga menyebabkan stres karena merangsang otak amigdala yang mengatur emosi. Kombinasi antara hal ini membuat seseorang berpotensi mengalami serangan jantung dikarenakan sering mimpi buruk.

 

Alamat Kantor Kami :

Kantor Solo : Jl Ahmad Yani, Ruko Pabelan No 1, (Pojok bangjo UMS) Pabelan Kartasura , Jawa Tengah.

Telp : 0271-718951/ 087836015767

Kantor Yogyakarta : Jl. Kaliurang Km 4,5, Timur Kampus MM UGM

Telp: 087838231155

Kantor Jakarta : Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen.

Telp : 081908427320

Kantor Malang : Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang,

Telp: 087753373281

 

online istana