Herbal Indo Utama

Distributor herbal indo utama tanggerang

Mencari produk herbal indo utama di wilayah tanggerang , jika anda ingin menjadi agen dan pengecer herbal dan membutuhkan produk herbal indo utama seperti koleshiu , asmuratik , prosamura , hiu langsing , joss x dan joss v 

Pilihanya adalah istana herbal jakarta selatan , kami menyediakan berbagai macam produk herbal indo utama untuk di distribusikan di wilayah anda 

Info istana herbal jakarta

Jln raya pasar minggu km 18 , samping adhi karya , depan halte samali , dari arah pancoran sebelah kiri jalan , 200 meter setelah nifarro park 

Info 081393930088

baca Selengkapnya

Wasir / Ambein

Herbal Untuk Penyakit Wasir/Ambien

   

Penyakit Wasir

Secara anatomi, penyakit wasir bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu perubahan pada bantalan pembuluh-pembuluh darah dianus berupa pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan sekitarnya. Fungsi bantalan ini sebagai katup yang membantu otot-otot anus untuk menahan feses.

Ada 3 pembuluh darah dianus, jika terjadi suatu hal yang menyebabkan terjadinya gangguan aliran darah, pembuluh adarh didaerah anus tersebut akan melebar dan membengkak, keadaan tersebut disebut wasir. Penyakit wasir bias mengalami peradangan. Peradangan dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah, pendarahan,atau membesar dan menonjolnya wasir ke luar. Wasir yang tetap berada dianus disebut dengan wasir dalam, dan wasir yang keluar dari anus disebut wasir luar.

 

Gejala – gejala penyakit wasir

Wasir bias ditandai dengan pendarahan yang tanpa disertai nyeri atau dengan nyeri yang sangat menyakitkan, namun secara umum gejala wasir seperti berikut :

  1. Gatal-gatal disekitar anus

Gatal ini terjadi karena ada area anus yang tidak benar-benar bersih setelah buang air. Pada area tersebut akan tumbuh bakteri yang menyebabkan gatal. Area ini bias mengalami iritasi dan infeksi hingga pendarahan.

  1. Pendarahan

Darah akan keluar bersama fesef dengan disertai nyeri atau tidak disertai nyeri. Biasanya darah yang keluar adalah darah segar dalam bentuk tetesan.

  1. Rasa mengganjal disekitar anus

Rasa mengganjal ini mungkin membuat penderita merasa bahwa ia belum selesai BAB sehingga mengejan lebih keras lagi. Jika ia terus mengejan lebih keras lagi, maka resiko wasir akan semakin parah, dan bias menyakitkan.

 

Penyebab penyakit wasir

Faktor genetic memegang peranan penting, teta;I disamping itu ada faktor lain sebagai penyebabnya, misalnya : susah buang air besar sehingga sering mengejan, terlalu lama duduk atau jongkok di kamar kecil, otot-otot dubur terlebih otot polos yang lebih tegang dari normal yang juga sering berkaitan dengan kondisi perasaan seseorang misalnya dalam keadaan stress, kelelahan dan sebagainya.

Kehamilan yang disebabkan oleh perubahan hormonal maupun tekanan janin, sering terjadi diakhir kehamilan, disamping itu, beberapa penyakit usus besar yang juga dapat meyebabkan timbulnya penyakit wasir.

Penyebab wasir yang lain adalah

  1. Mengangkat barang berat
  2. Terlalu banyak duduk
  3. Berdiri terlalu lama
  4. Kurang minum
  5. Kurang serat
  6. Diare menahun

 

Cara mencegah penyakit wasir adalah :

  1. Konsumsi nuah dan juga sayuran segar yang kandungan seratnya tinggi, makanan lunak dan jenis makanan yang teksturnya halus
  2. Hindari jebis makanan terlalu panas, pedas, asam, leras serta makanan yang mengandung lemak dan juga karbohidrat yang tinggi, hindari jenis makanan seperti goreng—gorengan , dging kambing, makanan yang dibakar dan makanan yang diawetkan.
  3. Hindarilah masalah sembelit atau susah buang air besa, mengejan terlalu keras dan jangan lama-lama didalam toilet karena akan menyebabkan tekanan berlebih pada anus.

 

Makanan penyebab wasir

  1. Makanan olahan

Makanan jenos ini dapat menyebakan wasir karena mengandung bahan pengawet seperti makanan beku, burger dan makanan berpengawet lainnya.

  1. Kafein

Ada beberapa makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti pada minumam kopi, the hitam dan coklat, makanan yang mengandung kafein membuat tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan menyebabkan resiko sembelit.

  1. Manakan berminyak

Makanan penyebab wasir selanjutnya adalah makanan yang mengandung minyak atau makanan gorengan adalah makanan yang cenderung mengandung banyak minyak lemak jenuh dan minyak kandungan itulah yang dapat memperlambat proses pencernaan.

  1. Daging merah

Jika mengkonsumsi daging merah sebaiknya diseimbangkan dengan mengkonsumsi sayuran, karena untuk mencerna daging dengan sempurna diperlukan waktu sekitar 90jam. Sehingga mengganggu proses pencernaan, sehingga mengkonsumsi daging tanpa diimbangi dengan mengkonsumsi sayuran dapat meningkatkan resiko wasir.

  1. Makanan pedas

Makanan pedas disebut sebagai penyebab wasir karena pada saat bena di anus mengalami peradangan akibat tekanan, maka tekanan dipembuluh darah vena disebabkan oleh aktivitas mengejan ketika buang air besar. Makanan pedas sebagai penyebab wasir karena rasa panas yang ditinggalkan oleh makanan pedas dibagian anus setelah buang air besar.

  1. Produk susu

Susu merupakan salah satu makanan yang menyebabkan wasir, karena cara pengolahan susu sama dengan cara pengolaha keju, mentega dan es krim yang merupakan makanan yang rendah serat yang mempunyai titik jenuh sangat tinggi.

 

Pengobatan secara herbal untuk wasir

Salah satu cara yang paling tepat dan aman untuk mengobati penyakit wasir, adalah dengan menggunakan obat herbal  wasir. Obat herbal terbuat dari tanaman asli Indonesia yang sudah digunakan sebagai bahan obat oleh penduduk Indonesia jaman dulu. Tanaman herbal ini mengandung berbagai khasiat yang dapat mencegah dan mengobati penyakit wasir sehingga banyak digunakan oelh produsen obat-obatan untuk dijadikan bahan baku pembuatan obat herbal. Berbagai peneliti telah melakukan penelitian terhadap kandungan zat pada tanaman herbal sehingga obat herbal kini telah teruji secara klinis khasiatnya. Beberapa obat herbal untuk openyakit wasir diantaranya adalah :

  1. Hemoroid Herbal Wasir
  2. HIU Daun Ungu

 

 

baca Selengkapnya

Darah Tinggi / Hipertensi

Hasil gambar untuk hipertensi

Hipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, adalah kondisi medis kronisdengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah melibatkan dua pengukuran, sistolik dan diastolik, tergantung apakah otot jantung berkontraksi (sistole) atau berelaksasi di antara denyut (diastole). Tekanan darah normal pada saat istirahat adalah dalam kisaran sistolik (bacaan atas) 100–140 mmHg dan diastolik (bacaan bawah) 60–90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila terus-menerus berada pada 140/90 mmHg atau lebih.

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder. Sekitar 90–95% kasus tergolong "hipertensi primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas.[1] Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya (hipertensi sekunder).

Hipertensi adalah faktor resiko utama untuk strokeinfark miokard (serangan jantung), gagal jantunganeurisma arteri (misalnyaaneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi resiko terkait komplikasi kesehatan. Meskipun demikian, obat seringkali diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja terbukti tidak efektif atau tidak cukup dan biasanya obat harus diminum seumur hidup sampai dokter memutuskan tidak perlu lagi minum obat. Seseorang yang pernah mengalami tekanan darah tinggi, pada kondisi normal dapat saja mengalami tekanan darah kembali dan ini yang harus diwaspadai, banyak kasus stroke terjadi pada saat seseorang lepas obat. Dan banyak orang tidak menyangka bahwa seseorang yang biasanya mengalami tekanan darah rendah suatu kali dapat juga mengalami tekanan darah tinggi. Oleh karena itu pengontrolan tekanan darah secara rutin mutlak dilakukan.

 

Klasifikasi

Klasifikasi (JNC7)[2]

Tekanan sistolik

Tekanan diastolik

mmHg

kPa

mmHg

kPa

Normal

90–119

12–15,9

60–79

8,0–10,5

Prahipertensi (normal tinggi)

120–139

16,0–18,5

80–89

10,7–11,9

Hipertensi Derajat 1

140–159

18,7–21,2

90–99

12,0–13,2

Hipertensi Derajat 2

≥160

≥21,3

≥100

≥13,3

Hipertensi sistolik
tersendiri

≥140

≥18,7

<90

<12,0


Dewasa

Pada orang berusia 18 tahun ke atas, hipertensi didefinisikan sebagai pengukuran tekanan darah sistolik dan/atau diastolik yang terus-menerus melebihi nilai normal yang dapat diterima (saat ini sistolik 139 mmHg, diastolik 89 mmHg: lihat tabel — Klasifikasi (JNC7)). Bila pengukuran diperoleh dari pemantauan ambulatori 24 jam atau pemantauan di rumah, digunakan batasan yang lebih rendah (sistolik 135 mmHg atau diastolik 85 mmHg).  Beberapa pedoman internasional terbaru tentang hipertensi juga telah membuat kategori di bawah kisaran hipertensi untuk menunjukkan risiko yang berkelanjutan pada tekanan darah yang lebih tinggi dari kisaran normal. JNC7 (2003) menggunakan istilah pra-hipertensi untuk tekanan darah dalam kisaran sistolik 120–139 mmHg dan/atau diastolik 80–89 mmHg, sedangkan Pedoman ESH-ESC (2007) dan BHS IV (2004) menggunakan kategori optimal, normal, dan normal tinggi untuk membagi tekanan sistolik di bawah 140 mmHg dan diastolik di bawah 90 mmHg. Hipertensi juga digolongkan lagi sebagai berikut: JNC7 membedakan hipertensi derajat I, hipertensi derajat II, dan hipertensi sistolik terisolasi. Hipertensi sistolik terisolasi mengacu pada peningkatan tekanan sistolik dengan tekanan diastolik normal dan umumnya terjadi pada kelompok usia lanjut. Pedoman ESH-ESC (2007) dan BHS IV (2004), mendefinisikan hipertensi derajat ketiga (derajat III) untuk orang dengan tekanan darah sistolik di atas 179 mmHg atau tekanan diastolik di atas 109 mmHg. Hipertensi tergolong “resisten” bila obat penurun tekanan darah tertentu tidak mengurangi tekanan darah (menjadi normal) dan perlu mencoba obat yang lain.

Disamping klasifikasi di atas, terdapat juga:

  • Gestational hypertension atau tekanan darah tinggi yang terjadi pada saat kehamilan di atas 20 minggu dan protein pada air seni adalah negatip dan harus dilakukan pengukuran tekanan darah dua kali dengan selang waktu lebih dari 6 jam dan keduanya menunjukkan tekanan darah lebih besar dari 140/90.
  • Orthostatic hypertension atau postural hypertension adalah kejadian meningkatnya tekanan darah secara tiba-tiba ketika bangun berdiri, jika tekanan sistolik meningkat lebih dari 20mmHg dinamakan systolic orthostatic hypertension dan jika tekanan diastolik meningkat hingga 98 mmHg atau lebih dinamakan Diastolic orthostatic hypertension. Hal ini lebih banyak terjadi, ketika kita tiba-tiba bangun dari tidur yang pulas, oleh karenanya pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan 15 sampai 30 menit sesudah kita bangun tidur, tetapi belum melakukan aktivitas apa pun, kecuali misalnya buang air kecil dan minum air putih saja.

Neonatus dan bayi

Hipertensi pada neonatus jarang terjadi, dan hanya terjadi pada sekitar 0,2 sampai 3% neonatus. Tekanan darah tidak diukur secara rutin pada bayi baru lahir yang sehat.Hipertensi lebih umum terjadi pada bayi baru lahir berisiko tinggi. Berbagai faktor, seperti usia gestasi, usia pascakonsepsi, dan berat badan lahir perlu dipertimbangkan ketika memutuskan apakah tekanan darah termasuk normal pada neonatus.

Anak dan remaja

Hipertensi cukup umum terjadi pada anak dan remaja (2–9% bergantung pada usia, jenis kelamin, dan etnisitas) dan dikaitkan dengan risiko jangka panjang mengalami kesehatan yang buruk.  Rekomendasi saat ini adalah agar anak di atas usia tiga tahun diperiksa tekanan darahnya kapanpun mereka melakukan kunjungan atau pemeriksaan rutin. Tekanan darah tinggi baru dipastikan setelah kunjungan berulang sebelum menyatakan seorang anak mengalami hipertensi. Tekanan darah meningkat seiring usia pada masa kanak-kanak, dan pada anak, hipertensi didefinisikan sebagai rerata tekanan darah sistolik dan diastolik yang pada tiga atau lebih waktu yang berbeda, sama dengan atau lebih tinggi dari persentil ke-95 yang sesuai untuk jenis kelamin, usia, dan tinggi badan anak. Prahipertensi pada anak didefinisikan sebagai rerata tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih besar atau sama dengan persentil ke-90, tapi lebih kecil dari persentil ke-95.  Pada remaja, diusulkan bahwa hipertensi dan prahipertensi didiagnosis dan digolongkan dengan menggunakan kriteria dewasa.

Tanda dan Gejala Hipertensi 

  • Sering sakit pada bagian belakang kepala saat bangun tidur
  • Sulit untuk berkonsentrasi bahkan sering lupa
  • Mudah marah dan perasaan nya yang sangat sensitif
  • Kadang susah tidur, Mimisan.
  • Merasa cepat lelah dan letih
  • Mengalami sulit Buang Air Besar (kadang terjadi)
  • Penurunan berat badan
  • Sering merasa gelisah, Sering merasa lapa.
  • Pandangan mata menjadi kabur
  • Rasa ingin mual dan muntah

    Komplikasi

    Hipertensi adalah faktor risiko yang bisa dicegah yang terpenting bagi kematian prematur di seluruh dunia. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik strokespenyakit periferal vaskular, dan penyakit kardiovaskular lain, termasuk gagal jantung,aneurisma aortaaterosklerosis difus, dan emboli paru. Hipertensi juga merupakan faktor risiko terjadinya gangguan kognitif,demensia, dan penyakit ginjal kronik. Komplikasi lain di antaranya:


    Penyebab Darah Tinggi

    • Hipertensi primer

    Hipertensi primer (esensial) adalah jenis hipertensi yang paling umum, meliputi sebanyak 90–95% dari seluruh kasus hipertensi.  Dalam hampir semua masyarakat kontemporer, tekanan darah meningkat seiring penuaan dan risiko untuk menjadi hipertensi di kemudian hari cukup tinggi. Hipertensi diakibatkan oleh interaksi gen yang kompleks dan faktor lingkungan. Berbagai gen yang sering ditemukan sedikit berpengaruh pada tekanan darah, sudah diidentifikasi [, demikian juga beberapa gen yang jarang yang berpengaruh besar pada tekanan darah  tetapi dasar genetik dari hipertensi masih belum sepenuhnya dimengerti. Beberapa faktor lingkungan mempengaruhi tekanan darah. Faktor gaya hidup yang menurunkan tekanan darah di antaranya mengurangi asupan garam dalam makanan, meningkatkan konsumsi buah-buahan dan produk rendah lemak (Pendekatan Diet untuk Menghentikan Hipertensi (diet DASH)). Olah Ragapenurunan berat badan dan menurunkan asupan alkohol juga membantu menurunkan tekanan darah. Kemungkinan peranan faktor lain seperti stres, konsumsi kafein, dan defisiensi Vitamin D kurang begitu jelas. Resistensi insulin, yang umum ditemukan pada obesitas dan merupakan komponen darisindrom X (atau sindrom metabolik), juga diduga ikut berperan dalam mengakibatkan hipertensi. Studi terbaru juga memasukkan kejadian-kejadian pada awal kehidupan (contohnya, berat lahir rendah, ibu merokok, dan kurangnya air susu ibu) sebagai faktor risiko bagi hipertensi esensial dewasa. Namun, mekanisme yang menghubungkan paparan ini dengan hipertensi dewasa tetap tidak jelas.

     

    • Hipertensi sekunder

    Hipertensi sekunder terjadi akibat suatu penyebab yang diketahui. Penyakit ginjal adalah penyebab sekunder tersering dari hipertensi. Hipertensi juga bisa disebabkan oleh kondisi endokrin, seperti sindrom Cushinghipertiroidismehipotiroidismeakromegalisindrom Conn atau hiperaldosteronismehiperparatiroidisme, dan feokromositoma.[11][31]Penyebab lain dari hipertensi sekunder di antaranya obesitashenti nafas saat tidurkehamilankoarktasio aorta, konsumsi akar manis (licorice) yang berlebihan, serta obat resep, obat herbal, dan obat-obat terlarang.

     

    Pencegahan

    Cukup banyak orang yang mengalami hipertensi tetapi tidak menyadarinya.[  Diperlukan tindakan yang mencakup seluruh populasi untuk mengurangi akibat tekanan darah tinggi dan meminimalkan kebutuhan terapi dengan obat antihipertensi. Dianjurkan perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah, sebelum memulai terapi obat. Pedoman British Hypertension Society 2004 mengajukan perubahan gaya hidup yang konsisten dengan pedoman dari US National High BP Education Program tahun 2002untuk pencegahan utama bagi hipertensi sebagai berikut:

    • Menjaga berat badan normal (misalnya, indeks massa tubuh 20–25 kg/m2).
    • Mengurangi asupan diet yang mengandung natrium sampai <100 mmol/ hari (<6 g natrium klorida atau <2,4 g natrium per hari). Banyak yang tidak menyadari bahwamakanan ringandan juga mie instan banyak mengandung garam, demikian juga vetsin yang sebenarnya adalah monosodium glutamate, karena sodium sebenarnya adalah nama lain dari natrium.
    • Melakukan aktivitas fisik aerobik secara teratur, misalnya jalan cepat (≥30 menit per hari, pada hampir setiap hari dalam seminggu).
    • Batasi konsumsi alkohol tidak lebih dari 3 unit/hari pada laki-laki dan tidak lebih dari 2 unit/hari pada perempuan.
    • Mengonsumsi makanan yang kaya buah dan sayuran (misalnya, sedikitnya lima porsi per hari).

    Perubahan gaya hidup yang efektif dapat menurunkan tekanan darah setara dengan masing-masing obat antihipertensi. Kombinasi dari dua atau lebih perubahan gaya hidup dapat memberikan hasil lebih baik.

     

    Pengobatan Darah Tinggi

    Berbagai jenis pengobatan untuk penyakit darah tinggi kini hadir dalam berbagai macam, diantaranya adalah pengobatan menggunakan herbal. herbal sekarang ini dianggap sebagai alternatif terbaik untuk mengobati berbagai macam penyakit, karena kandungan  yang terdapat dalam obat-obatan herbal dianggap mampu mengobati dan mencegah berbagai macam penyakit. sekarang sudah banyak yang melakukan penelitian tentang tumbuhan herbal dan hewan yang dianggap memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit sehingga kehebatan obat-obatan herbal tidak diragukan lagi oleh masyaratkat karena telah teruji secara klinis. dari banyaknya obat-obatan herbal untuk tekanan darah tinggi, beberapa diantaranya adalah :

    Bagi anda yang sedang mencari obat penyakit darah tinggi, anda tidak usah bingung karena kini telah hadir obat penyakit darah tinggi paling ampuh yaitu obat herbal kombinasi  darah tinggi HIU Neo-tensi, Herba sambung nyawa,dan Daun Dewa yang mengandung :

    1. Daun dewa : mengandung antikoagulan,(koagulan = zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas,  membersihkan racun, menurunkan kadar kolesterol darah. Minyak atsiri  dapat meransang sirkulasi darah dan flavonoid mungkin bersifat antiseptik. juga bersifat analgetik dan antiinflamasi
    2. Sambung nyowo : mengandung flavanoid, glikosida kuersetin, fenoleat asid, triterpenoid, alkaloid, saponin dan tannin yang bermanfaat untuk menurunkan panas, mengobati sakit ginjal, menurunkan tekanan darah, sitotoksin terhadap sel kanker, stroke, dll.
    3. Tempuyung : laktuserol, manitol, inositol, silica, kalium, flavonoid dan taraksasterol yang bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya batu empedu, radang usus buntu, darah tinggi, wasir, rematik, dll.
    4. Daun alpukat : mengandung saponin, alkaloida dan flavonoida, polifenol, quersetin, gula alkohol persiit yang berguna untuk Daun: Kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri syaraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak (bronchial swellings), menstruasi tidak teratur.
    5. Mengkudu : Mengkudu merupakan obat herbal yang telah teruji klinis oleh berbagai ahli kesehatan dan sering di konsumsi oleh orang-orang karena kaya akan khasiatnya. Buah mengkudu mengandung xeronin dan proxeronin dalam jumlah banyak. Perlu anda ketahui bahwa xeronin. merupakan zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein pada sel-sel tubuh kita
    6. Pegagan : Pegagan berasa manis, bersifat mendinginkan, memiliki fungsi membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun panas (antipiretika), menghentikan pendarahan (haemostatika), meningkatkan syaraf memori, anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan. meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki; Membantu mengurangi varises dan salah urat; meningkatkan daya ingat, mental, dan stamina tubuh; serta menurunkan gejala stres dan depresi.
    7. Sambiloto : mengandung deoksiandrogarafolid, andrografolid, homoandrofilid, flavonoid, alkane, keton, dammar yang berkhasiat untuk mengatasi darah tinggi,  Kanker paru, Diare, Thypus, Kencing nanah, meningkatkan daya tahan tubuh bagi penderita HIV/AIDS.

     

    Pemesanan 

    • Melalui Website kami di www.istana-herbal.comSilahkan Anda "Mengklik gambar Produk  dan apabila sudah masuk di halaman  Produk Klik Tombol Beli Sekarang"
    • (SMS/ WhatsApp) 081393930088 dengan format sebagai berikut :

    Nama / Alamat Lengkap / No.HP / Nama Produk/ Jumlah

    Contoh : Rias Indah / Jl. Ahmad Yani No, 34 Kel. Mendungan, Kec. Kartasura, Sukoharjo 74765 / 082338745875 / Sari Kurma Angkak Mazied / 6 botol.

    •  Email (istana.herbal.it@gmail.com)

    Contoh : Dwi Iswanto / Jl. Patimura No, 34 Kel. Pabelan, Kec. Kartasura, Surakarta 74765 / 082338745875 / Nama Produk / Jumlah Produk

    • Blakberry Messengger 

    Hubungi Customer Service kami di BBM, dengan add pin sebagai berikut (76BDBB76 )

    Contoh : Muhammad Ikhsan / Jl. Kejaksaan No, 25 Kel. Dadapan, Kec. Makam Haji, Surakarta 74765 / 082338745875 / Nama Produk / Jumlah Produk

    • Hubungi Customer Service kami di Yahoo Messengger 

    customer_istanaherbal@yahoo.com

       

      Atau Bisa datang langsung ke toko kami di : 

      • Istana Herbal Solo

      Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums

      Telp : 081393930088

      • Istana Herbal Yogyakarta

      Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM

      Telp : 087838231155

      • Istana Herbal Malang

      Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang,

      Telp: 087753373281

      • Istana Herbal Jakarta

      Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen.

      Telp : 081908427320

       

      Anda Dapat Melakukan Pembayaran di Salah Satu Rekening Kami diBawah ini : 


      - Bank Central Asia KCU Solo
      - Nama : Krida Prasetia
      - No Rekening : 0152693506



      - Bank Mandiri Cabang Kartasura
      - Nama : Krida Prasetia
      - No Rekening : 138-00-073-5269-8



      - Bank Negara Indonesia Cabang
      - Nama : Krida Prasetia
      - No Rekening : 0198117897



      - Bank Rakyat Indonesia Cabang
      - Nama : Krida Prasetia
      - No Rekening : 66-4701-00000-6507



      Tinggal tunggu barang di depan pintumu, Happy Shopping !

       

      Pelayana Kami
      Kami akan selalu siap melayani Anda
      Email : istana.herbal.it@gmailcom
      Order respon cepat whatsApp : 081393930088
      Telp : (0271) 7451424

       

      baca Selengkapnya

      Herbal Asam Urat.

         

      Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas. Namun jangan dikira penyakit ini merupakan penyakit yang ringan lho, karena jika lagi meradang sungguh tidak dapat terbayangkan rasa sakit yang akan dirasakan para penderitanya. Nah, pada jumpa ini Pusat Informasi akan mencoba menjelaskan 4 hal seputar obat asam urat, penyebab, gejala serta pantangan penderita asam urat yang diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada para penderita maupun anda yang ingin mencegahnya. Berikut ini gejala asam urat:

      • Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
      • Biasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari.
      • Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali.
      • Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku.
      • Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.

      Untuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 hingga 7 mg/dl dan pada wanita 2,6 – 6 mg/dl.

      Sebagian besar para penderita asam urat juga mempunyai penyakit lainnya seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau juga penyakit ginjal. Namun faktor kegemukan (obesitas) juga sering kali dijumpai pada penderita asam urat. Apabila penyakit asam urat tidak segera di obati maka bisa berkembang menjadi penyakit batu ginjal dan akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal penderita asam urat tersebut.

      Adapun penyebab penyakit asam urat:

      • Konsumsi zat-zat yang banyak mengandung purin secara berlebihan.
      • Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat.
      • Terjadinya peningkatan Kadar asam urat dalam tubuh, sehingga ginjal kita tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat.
      • Banyaknya kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
      • Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku.

      Pada kejadian kasus yang parah, penderita asam urat sampai tidak dapat berjalan karena pada persendian terasa sangat sakit sekali jika bergerak. Tulang sekitar sendi juga dapat keropos dan mengalami pengapuran tulang.

      Pantangan bagi penderita asam urat:

      • Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak.
      • Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden.
      • Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
      • Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden).
      • Daging kambing, daging sapi, daging kuda.
      • Bebek, angsa dan kalkun.
      • Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
      • Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
      • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental.
      • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
      • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
      • Makanan kaya protein dan lemak.

      Selain beberapa pantangan di atas, penderita penyakit asam urat juga harus selalu banyak minum air putih apalagi bagi mereka yang mempunyai penyakit batu ginjal. Dengan banyak minum air putih akan sangat membantu ginjal untuk mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine.

      Penanganan penyakit asam urat

      Penanganan penyakit asam urat memiliki dua sasaran utama, yaitu meringankan gejalanya dan mencegah serangan terulang kembali. Dalam meringankan gejala, Anda bisa melakukannya dengan menempelkan kantung es pada bagian sendi yang terasa sakit. Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda rasa sakit seperti obat anti inflamasi non steroid (OAINS). Selain obat tersebut, obat lainnya seperticolchicine atau corticosteroids terkadang diperlukan.

      Untuk mencegah kambuhnya serangan asam urat, Anda bisa melakukannya dengan memperbaiki pola hidup, seperti menurunkan berat badan bagi yang obesitas atau mengonsumsi obat-obatan penurun kadar asam urat, contohnya allopurinol.

      Kombinasi obat-obatan dari dokter serta perilaku hidup sehat terbukti ampuh dalam menurunkan kadar asam urat dan melarutkan kristal-kristal penyebab penyakit tersebut. Banyak diantara mereka yang tidak lagi mengalami serangan asam urat di masa mendatang setelah menerapkan cara pengobatan ini.

       

      Mereka yang terkena penyakit asam urat

      Jumlah wanita yang terkena penyakit asam urat lebih sedikit dari pria. Hal tersebut tidak terlepas dari peran hormon estrogen pada wanita yang mampu menurunkan kadar asam urat dan memperlancar pembuangannya melalui ginjal. Namun keunggulan tersebut hanya berlaku pada wanita yang masih dalam periode subur saja. Setelah wanita mengalami menopause, kadar asam urat lebih mudah meningkat dan mereka pun menjadi rentan terhadap serangan. Kaum pria biasanya menderita gout setelah berumur 30 tahun, sedangkan bagi kaum wanita lebih besar risikonya setelah berumur 60 tahun.

       

      Komplikasi akibat penyakit asam urat

      Meski penyakit asam urat jarang menimbulkan komplikasi, tetap patut kita waspadai. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi diantaranya:

      • Munculnya benjolan keras yang disebut tofi di sekitar area yang mengalami radang. Benjolan ini bisa dirasakan di bawah kulit.
      • Kerusakan sendi permanen akibat radang yang terus berlangsung yang diperparah dengan pembentukan tofi di dalam sendi yang merusak tulang rawan dan tulang sendi itu sendiri. Kerusakan permanen ini biasanya terjadi pada kasus yang dibiarkan selama bertahun-tahun.
      • Batu ginjalyang disebabkan oleh pengendapan asam urat yang bercampur dengankalsium di dalam ginjal.

       

      Pengobatan untuk penyakit asam urat :

      Menggunakan Ragam Obat Tradisional Untuk Asam Urat Dari Indonesia

      Obat tradisional asam urat meruoakan ramuan tradisional yang telah digunakan secara turun temurun, yang dapat berupa tanaman yang biasa disebut obat herbal asam urat, maupun dari hewan. Pengobatan tradisional pada dasarnya hanya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, dan praktik berdasarkan teori, serta dari keyakinan dan pengalaman masyarakat yang disampaikan  dari generasi ke generasi baik tertulis mauun lisan. Sehingga obat tradisional asam urat kebanyakan belum teruji secara klinis. Walaupun tetap dipercaya oleh masyarakat Indonesia akan keampuhannya. Terdapat beragam jenis obat asam urat tradisional dari berbagai tumbuhan, diantaranya :daun salam, tempuyung, sidaguri, kumis kucing dan meniran,dan sambiloto.

      Tumbuhan-tumbuhan tersebut dimanfaatkan sebagai obat asam urat karena kandungan zat yang baik bagi tubuh dan tidak menimbulkan efek samping. Untuk saat ini tidak sulit dalam mencari obat asam urat di apotik ataupun toko obat, karena berbagai obat asam urat herbal sudah tersedia dalam kemasan dan bentuk yang mudah didapat, seperti bentuk kapsul, madu, serbuk ataupun laiinya. Beberapa obat asam urat yang ada antara lain yaitu :

      1. Kumis kucing
      2. Thibbuna Habbatussauda Oil
      3. Gamat
      4. Hiu Daun Salam

      Saran kesehatan untuk penderita asam urat:

      • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
      • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
      • Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
      • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
      • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
      • Jangan minum aspirin
      • Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
      • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanyakadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
      • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.


      Panduan Konsumsi Makanan

      Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya.

      Batasi konsumsi:

      • Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek.
      • Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung.
      • Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel.
      • Boga bahari seperti kepiting dan udang.
      • Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya.
      • Makanan mengandung ragi seperti roti.
      • Minuman keras, terutama bir.
      • Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, bayam, kacang polong, kacang panjang, kacang merah.

      Perbanyak konsumsi:

      • Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel.
      • Sayuran hijau, wortel, tomat.
      • Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat.
      • Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah
      • Makanan mengandung gandum
      • Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi.
      baca Selengkapnya

      Ginjal

      Herbal Untuk Penyakit Ginjal 

        

       

      Gejala penyakit ginjal dapat digolongkan menjadi dua, yaitu akut dan kronis. Gejala gangguan ginjal akut, yaitu bengkak mata dan kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), sakit jika kencing, demam, kencing sedikit, kencing berwarna merah karena mengandung darah, atau justru sering kencing. Juga ada kelainan pada urin, seperti terdapat protein, darah merah, darah putih, dan bakteri. Gejala Gangguan Ginjal kronis  yaitu lemas, tak ada tenaga, tak ada nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, dan pucat atau anemi. Seperti gejala gangguan ginjal akut, ada kelainan pada urin yang mengandung protein, darah merah, dan darah putih. Hasil pemeriksaan laboratorium juga memperlihatkan kreatinin darah naik. Hb turun dan urin selalu postif mengandung protein.

      Prinsipnya adalah mewaspadai gejala dan penyebab, sekalipun kita termasuk bukan golongan beresiko. Apalagi jika termasuk golongan beresiko. Gangguan gejala penyakit ginjal dapat menyerang kelompok yang beresiko maupun yang tidak beresiko. Termasuk beresiko adalah mereka yang memiliki keluarga dengan gangguan penyakit ginjal keturunan, seperti batu ginjal, ginjal polikistik, atau penyakit umum seperti diabetes melitus, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas (kegemukan) dan asam urat.

      Yang tidak beresiko pada gejala penyakit ginjal adalah mereka yang berpola hidup sehat, tapi suatu saat mengalami gangguan seperti buang air kecil, terganggu atau tidak normal.Nyeri pinggang, dan bengkak mata. Jadi sekalipun saat ini kondisi ginjal kelompok beresiko dan tidak beresiko dalam keadaan sehat, kewaspadaan tetap harus dijaga. Bagaimana dengan kelompol yang memang sudah mengalami gangguan ginjal? Pada kelompok dengan gangguan ginjal ringan/sedang, perlu berhati-hati pada obat rematik dan antibiotic tertentu. Jika terkena infeksi, obati segera. Hindari kekurangan cairan seperti karena muntaber dan lakukan control secara periodic. Bagi kelompok tergganggu berat atau menderita gagal ginjal terminal, melakukan terapi pengganti secar rutin dan benar merupakan pilihan bijaksana. Dan sebisanya tepati jadwal itu karena tak ada untungnya menunda. Dan yang ideal adalah cangkok ginjal.

      Orang awam sering rancu antara apa yang disebut dengan cuci darah dengan transfuse darah pada penanganan penyakit ginjal. Dua hal yang amat berbeda, sekalipun pada keadaan tertentu, keduanya berhubungan. Berhubungan karena kadang orang yang mengalami cuci darah memerlukan transfuse. Pada transfuse darah, darah orang lain dimasukkan ke dalam tubuh kita. Pada cuci darah, darah kita sendiri yang bersirkulasi keluar masuk melewati saringan buatan.

      Pada proses cuci darah, darah pasien dengan bantuan mesun akan dialirkan ke dalam ginjal buatan dan langsung kembali masuk ke dalam tubuh. Proses ini berlangsung secara terus menerus selama 4-5 jam. Pada transfuse darah  hanya ada satu tempat yang ditusuk dengan jarum berlubang, sementara pada proses cuci darah diperlukan dua. Satu untuk keluar dan lainnya untuk masuknya darah. Cuci darah bukan satu-satunya terapi pengganti fungsi ginjal. Ada terapi lain juga.

       

      Penyakit Ginjal

      Ginjal adalah organ yang mempunyai pembuluh darah yang sangat banyak (sangat vaskuler) yang fungsi atau tugas dasarnya adalah menyaring atau membersihkan darah. Volume aliran darah 1,2 liter/menit atau 1700 liter per hari yang kemudian disaring menjadi cairan filtrate seabanyak 120 ml/menit (170 liter/hari) ke tubulus. Cairan filtrate ini diproses dalam tubulus  sehingga akhirnya keluar dari ke-2 ginjal menjadi urin sebanayak 1-2 liter per hari.Sebagai resume, fungsi ginjal adalah seperti berikut : 1. Bertugas sebaqgai system filter/saringan, dan membuang sampah; 2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh; 3. Produksi hormone yang mengontrol tekanan darah; 4. Produksi hormone erythropoietin yang membantu pembuatan sel darah merah dan ; 5. Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang. 

       

      Jika fungsi ginjal terganggu hal ini akan mengakibatkan penyakit ginjal pada manusia.

      Penyebab penyakit ginjal banyak ditandai, tergantung dari masing-masing penyakit jenis apa. 

      1. Penyakit umum atau sistemik : kencing manis -diabetes melitus, hipertensi, kolesterol tinggi-dislipidemia, SLE, penyakit lupus, penyakit kekebalan tubuh lain, asam urat tinggi,-hyperuricemia-gout, infeksi dibadan : paru (TBC), sifilis, malaria, hepatitis, preeclampsia, obat-obatan, amiloidosis, kehilangan cairan banyak yang mendadak : muntaber, perdarahan, luka bakar. Hal –hal tadi dapat berakibat gangguan atau penyakit pada ginjal..
      2. Penyakit lokal pada ginjal : penyakit pada saringan (glomerulus)- glumorelunophritis, infeksi: kuman-pyelonephritis, ureteritis, batu bisa karena bakat.keturjnan, kelainan proses di ginjal (nepghrolithiasis), kista diginjal seperti polycystic kidney, trama karena benturan, terpukul, keganasan yang disebabkan oleh kanker seperti malignancy atau sumbatan seperti batu, tumor, penyempitan/striktur.

      Terdapat bermacam-macam penyakit ginjal, sehingga pasien datang ke dokter juga dengan macam-macam gejala. Berikut ini kemungkinan seorang pasien dengan kumpulan gejala atauu sindrom penyakit ginjal seperti berikut ini :

      1 . Gagal ginjal akut dengan gangguan mendadak, fungsi ginjal anjlok, tidak keluar urin.

      1. Nefritis akut yang muncul mendadak pada saringan ginjal atau glomerulus,maka, tungkai bengkak, ditemukan protein dan darah di urin.
      2. Gagal ginjal kronikdengan ganguan kronis menahun pada ginjal sehingga fungsi ginjal turun. Keluhan dan gejala antara lain dengan kondisi lemas, nafsu makan menurun, mual, pucat, kencing sedikit, sesak nafas.
      3. Sindrom nefrotik seperti adanya gangguan pada saringan ginjal, terjadi kebocoran protein yang hebat dari darah melalui glomerulus/saringan ke urin, terdapat bengkak  pada muka, kaki dan perut, dan maniknya kolesterol.
      4. Infeksi saluran kemih dengan terjaduny infeksi diginjak dan pada saluran kemih lainnya yang bisa akut dan kronis. Sakit pinggang, demam, kencing sakit bisa hanya pegal pinggang.
      5. Gangguan pada tubulus ginjal.
      6. Hipertensi yang umumnya tanpa gejala.
      7. Batu ginjal/saluran kemih seperti nyeri hebat kolik, darah diurin
      8. Obstruksi saluran kemih seperti saluran kemih terbendung tumor, dan terjadinya striktur atau penyempitan.
      9. Ganguan  ginjal tanpa gejala  (asimptomatik).

      Jadi bila mencurigai ada gangguan atau penyakit ginjal, disarankan melakukan pemeriksaan yang paling sederhana yaitu memeriksakan urin lengkap di laboratorium untuk mendapatkan dara atau fakta awal yang berguna unutk proses selanjutnya menemukan apakah terjadi penyakit ginjal. Gejala penyakit ginjal dapat digolongkan pada 2 golongan akut dan kronis.

      Pemeriksaan Penyakit Pada Ginjal

      Ginjal adalah organ yang berfungsi menghasilkan urin melalui proses filtrasi di glomeruli dan diikuti dengan reabsorbsi zat-zat yang masih diperlukan tubuh pada tubuli ginjla dan sekresi zat yang tidak digunakan lagi oleh tubuh. Satuan fungsional ginjal disebut dengan nefron terdiri dari glomerulus, tubulus proksimal, ansa Henle dan tubulus distalis. Tubulus distalis akan bermuara ke dalam collecting tubule yang kemudian menjadi ureter.

      Cairan tubuh yang dihasilkan oleh ginjal melalui proses penyaringan di glomerulus yang dalam keadan normal disebut filtrat glomerulus. Filtrat tersebut tidak mengandung sel darah maupun protein dengan berat molekul > 60.000 dalton.

      Ginjal mempunyai beberapa fungsi antara lain:

      • Merupkan organ yang mengeluarkan sampah dari dalam keuar melalui urin seperti ureum dan kreatinin.
      • Mempetahanlan zat-zat yang esensial bagi tubuh seperti glukosa
      • Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit.
      • Tempat sinteisis hormon seperti eritropoietin yang berfungsi mengatur proses pembentukan sel darah merah di sumsum tulang.

      Proses penyaringan darah pada glomerulus diatur oleh tekanan darah dan tekanan di dalam lumen nefron. Hasil filtasi glomeruli 125 ml/menit yang sesuai dnegan 180L/24 jam karena sebagian besar dari filtrat tersebut diserap kembali oleh tubuli ginjal. Filtrat glomeruli ini memiliki berat jenis 1010 0,002 dan pH 7.4. Dalam keadaan normal masih didapatkan glukosa di dalam filtrat. Tetapi tidak didapatkan di dalam urine karena tubuli ginjal memiliki kemampuan untuk menyerap glukosa kembali sebanyak 180mg/dL.

      Sebagaimana diketahui urin adalah hasil filtrasi dari darah melalui glomeruli, sehingga perubahan di dalam aliran darah dapat menunjukkan kelainan di dalam urine. Adanya hipertensi dapat menimbulkan berkurangnya fungsi ginjal yang merusak dinding pembuluh darah glomeruli, sehingga mungkin didapatkan eritrosit, leukosit dan epitel di urine.

      Kerusakan pada tubuli dapat disebabkan oleh pengaruh zat yang beracun seperti dilepaskannya hemoglobin dari aliran darah atu obat yang bersifat racun terhadap tubuli ginjal. Pada keadaan ini bisa didapatkan silinder di dalam urin yang merupakan cetakan protein pada tubuli ginjal. 

       

      Perubahan dalam susunan plasma dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan kimia urine seperti pada :

      • Penyakit hati dijumpai bilirubin dan peningkatan urobilinogen urine
      • Diabetes mellitus dijumpai glukosa dan benda keton dalam keadaan ketoasidosis.
      • Gangguan ginjal dijumpai perubahan dalam pH, berat jenis urine, protein dan kelainan hasil pemeriksaan sedimen urine
      • Penyakit dengan kelainan darah seperti anemia hemolitik dijumpai hemoglobin di dalam urine.

      Selain itu dapat dijumpai pula kelainan dalam sedimen urin seperti eritrosit, leukosit bakteri, jamur, Trichomonas, epitel dll. Pemeriksaan urin meliputi pemeriksaan makroskopik seperti warna, kejernihan dan bau; mikroskopik meliputi pemeriksaan unsur erirosit, leukosit, epitel, silinder, bakteri, jamur, protozoa dll. Yang dilakukan pada pemeriksaan kimia urin meliputi pemeriksaan berat jenis, pH, glukosa, protein, keton, nitrit (bakteri), darah samar, esterase leukosit, urobilinogen dan bilirubin.

      Macam-Macam Penyakit Ginjal

      Penyakit ginjal biasanya dibagi menjadi 4 macam kategori berdasarkan 4 kompartemen dasar anatomik yang pada prinsipnya terkena :

      • Glomerulus
      • Tubulus
      • Interstisium
      • Pembuluh darah

      Banyak kelainan ginjal mengenai lebih dari satu struktur. Semua bentuk penyakit ginjal kronik terdapat kecenderungan bahwa pada akhirnya keempat elemen ginjal tersebut akan rusak dan sebagai puncaknya terjadilah penyakit ginjal stadium akhir (terminal) serta gagal ginjal kronik.

       

      Penyakit ginjal secara klinis memiliki manifestasinya sendiri di dalam sindrom yang sudah didefinisikan dengan cukup baik. Sindrom tersebut diantaranya adalah :

       

      1. Sindrom nefritis akut terlihat pada beberapa penyakit glomerulus tertentu misalnya glomerulonefritis pasca infeksi streptokokus. Sindrom ini ditandai oleh onset kuat hematuria yang terlihat secara makroskopik, proteinuria yang ringan hingga sedang dan hipertensi.
      2. Sindrom nefrotik ditandai oleh protenuria berat (> 3,5 gm/hari), hipoalbuminemia, edema berat, hiperlipidemia dan lipiduria.
      3. Hematuria atau proteinuria asimtomatik biasanya merupakan manifestasi kelainan glomerulus yang ringan.
      4. Gagal ginjal akut didominasi oleh onset akut azotemia dengan oliguria atau anuari yyang terjadi karena cedera berat pada salah satu komponen ini : glomerulus, tubulus, interstisium atau pembuluh darah.
      5. Defek tubulus ginjal didominasi oleh poliuria, nokturia dan gangguan elektrolit misalnya asidosis metabolik. Defek ini terlihat pada penyakit didapat atau gentik yang mengenai tubulus dan atau interstisium.
      6. Infeksi saluran kemih mengenai ginjal (pielonefritis) atau kandung kemih (sistitis) dengan bakteriuria dan piuria.
      7. Nefrolitasis memiliki manifestasi klinis berupa kolik ginjal, hematuria dan pembentukan batu yang rekuren.

      Ciri-Ciri Penyakit Ginjal

      Setiap orang mempunyai 2 buah ginjal yang terletak di belakang rongga perut setinggi tulang iga terakhir di kiri dan kanan tulang belakang. Secara garis besar, fungsi ginjal ada dua, yaitu fungsi eksresi dan sekresi. Fungsi eksresi yaitu mengeluarkan air dan sampah metabolisme dalam bentuk air kemih, sedangkan fungsi seksresi yaitu menghasilkan hormon yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Setiap ginjal memiliki satu juta nefron yang merupakan bagian ginjal untuk menyaring darah. darah yang mengalir ke nefron di saring oleh glomerulus, selanjutnya sisa metabolisme dikeluarkan dalam urine. Hampir semua penyakit ginjal menyerang nefron. Penyakit ginjal memang tidak menular, tapi bisa menyebabkan kematian. Karena itu kita perlu meningkatkan kesadaran untuk mencegahnya agar tidak menjadi penyakit kronis.

      Oleh karena ciri-ciri dari penyakit ginjal perlu dikenali dan diketahui sebagai suatu upaya dalam kewaspadaan untuk menjaga diri dan kesehatan dari penyakit ginjal. Jika seseorang menderita penyakit ginjal masih berada pada stadium awal ciri-ciri penyakit ginjal tidak menunjukkan gejala yang mudah dikenali begitu saja tanpa melalui pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan ada atau tidaknya penyakit ginjal tersebut.

      Berikut ini ciri-ciri penyakit ginjal, diantaranya adalah :

      1. Sering mengalami masalah anemia
      2. Saat di cek ternyata kadar Hemoglobin (Hb) rendah
      3. Tubuh terasa mudah lelah
      4. Sering merasa sakit dan kram
      5. Penurunan nafsu makan
      6. Susah tidur atau insomnia
      7. Wajah dan kaki terlihat bengkak
      8. Mata terlihat cekung dan mulut terasa kering seperti kekurangan lendir atau cairan dalam mulut

      Akibat Penyakit Ginjal

      Ginjal bertugas menyaring zat-zat buangan yang dibawa darah agar tetap bersih dan membuang sampah metabolik tersebut agar sel-sel tubuh tidak menjadi loyo akibat keracunan. Zat-zat tersebut berasal darai proses normal pengolahan makanan yang dikonsumsi dan dari pemecahan jaringan otot setelah melakukan suatu kegiatan fisik. Tubuh akan memakai makanan sebagai energi dan perbaikan jaringan sel tubuh. Setelah tubuh mengambil secukupnya dari makanan tersebut sesuai dengan keperluan untuk mendukung kegiatan, sisanya akan dikirim ke dalam darah untuk kemudian di saring di ginjal.

      Bersamaan bertambahnya usia, fungsi ginjal juga akan menurun. Setelah umur 40 tahun, kita mulai kehilangan beberapa nefron yaitu saringan penting di dalam ginjal. setiap dekade pertambahan umur, fungsi ginjal menurun sekitar 10 ml/menit/1,73 m2. Dengan perhitungan standar laju filtrasi glomerulus/LFG (Glomurelar Filtration Rate/GTR) normla sekitar 100 ml/menit/1,73 m2, penurunan tersebut adalah sama dengan 10 % dari kemampuan normal fungsi ginjal.

      Selain proses penuaan, terjadi pula penurunan fungsi ginjal karena gangguan penyakit, kecelakaan, keracunan, ataupun luka sekitar 20 % yang lebih banyak berpengaruh sehingga bisa terjadi kerusakan ginjal yang berat adalah infeksi ginjal, batu ginjal dan penyakit kronis lainnya yang diakibatkan oleh ginjal yang terganggu.

       

      Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal

      Penanganan serta Obat untuk gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

      Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

      Tetapi sekarag ada alternative lain untuk melakuakn pengobatan ginjal, yaitu dengan memanfaatkan obat-obatan herbal. Obat-obatan herbal dianggap lebih baik karena kandungan zat-zat didalamnya tidak menyebabkan efek samping untuk tubuh. Selain itu obat-obatan herbal juga sudah terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit karena kandungan zat-zatnya. Berbagai obat-obatan herbal untuk penyakit ginjal kini banyak beredar, diantaranya yaitu :

      1. Spirulina
      2. Kumis Kucing
      baca Selengkapnya

      Kanker

      Herbal untuk penyakit kanker 

       

                

       

       

      Kanker terjadi saat sel-sel dalam tubuh membelah diri diluar kendali. Sel-sel abnormal ini kemudian menyerang jaringan terdekat, atau berpindah ke daerah yang jauh dengan cara masuk ke dalam pembuluh darah atau sistem limpatik.

      Agar tubuh manusia berfungsi secara normal, setiap organ tubuh harus memiliki sejumlah sel tertentu. Sel-sel ini dalam sebagian besar organ, memiliki usia yang pendek, dan untuk menjaga fungsi tubuh, sel-sel ini harus digantikan melalui proses pembelahan sel.

      Pembelahan sel dikendalikan oleh gen yang terletak pada inti sel. Mereka berfungsi seperti buku instruksi yang memerintahkan sel, protein apa yang harus dibuat, bagaimana cara sel membelah dan berapa lama usia mereka. Kode genetik ini bisa rusak akibat beberapa faktor yang kemudian menimbulkan cacat dalam buku instruksi tersebut. Cacat ini dapat secara dramatis mengubah fungsi sel. Bukannya berhenti, namun bisa saja sel terus menerus membelah diri, bukannya mati, sel tersebut bisa saja terus bertahan hidup.

      Beberapa mekanisme bekerja untuk mencegah kerusakan genetik ini terjadi dan untuk menyingkirkan sel abnormal secara genetis dari dalam tubuh. Namun pada beberapa orang, pertahanan tubuh ini kurang dan populasi sel abnormal bisa saja lolos dari kendali tubuh. Inilah sel-sel kanker yang kemudian berkerumun dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat/normal.

      Sel-sel kanker membutuhkan nutrisi untuk bertahan dan bertumbuh. Banyak tipe kanker dapat menstimulasi pertumbuhan pembuluh darah untuk menyediakan bahan makanan yang mereka butuhkan. Bahkan kata kanker itu sendiri berasal dari bahasa latin Cancri yang berarti kepiting. Hal ini dikarenakan bentuk pembuluh darah yang besar yang mengelilingi tumor dianggap berbentuk seperti capit serta kaki-kaki kepiting bagi orang-orang jaman dahulu.

      Pembentukan sel kanker

      Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan perubahan sel normal menjadi sel kanker adalah hiperplasia, displasia, dan neoplasia. Hiperplasia adalah keadaan saat sel normal dalam jaringan bertumbuh dalam jumlah yang berlebihan. Displasia merupakan kondisi ketika sel berkembang tidak normal dan pada umumnya terlihat adanya perubahan padanukleusnya. Pada tahapan ini ukuran nukleus bervariasi, aktivitas mitosis meningkat, dan tidak ada ciri khas sitoplasma yang berhubungan dengan diferensiasi sel pada jaringan. Neoplasia merupakan kondisi sel pada jaringan yang sudah berproliferasi secara tidak normal dan memiliki sifat invasif.

      Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline).

      Kelainan siklus sel, antara lain terjadi saat:

      • perpindahanfase G1 menuju fase S.
      • siklus sel terjadi tanpa disertai dengan aktivasifaktor transkripsi. Pencerap hormon tiroid beta1 (TRbeta1) merupakan faktor transkripsi yang diaktivasi oleh hormon T3 dan berfungsi sebagai supresor tumor dan gangguan gen THRB yang sering ditemukan pada kanker.
      • siklus sel terjadi dengan kerusakanDNA yang tidak terpulihkan.
      • translokasi posisikromosom yang sering ditemukan pada kanker sel darah putih seperti leukimia atau limfoma, atau hilangnya sebagian DNA pada domain tertentu pada kromosom. Pada leukimia mielogenus kronis, 95% penderita mengalami translokasi kromosom 9 dan 22, yang disebut kromosom filadelfia.

      Karsinogenesis pada manusia adalah sebuah proses berjenjang sebagai akibat paparan karsinogen yang sering dijumpai dalam lingkungan, sepanjang hidup, baik melaluikonsumsi, maupun infeksi.Terdapat empat jenjang karsinogenesis:

       

      Macam-macam Kanker :

      1. kanker Otak : Rasa sakit kepala yang terus menerus pada pagi hari dan agak berkurang tengah hari, epilepsy, badan lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan, sering mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, dan terasa sulit untuk berbicara.
      2. Kanker Mulut : sering mengalami sariawan pada mulut, lidah dan gusi tidak kunjung sembuh sampai jangka waktu yang cukup lama.
      3. Kanker tenggorokan : batuk terus menerus dan suara serak dan parau.
      4. Kanker paru-paru : batuk terus menerus, sering keluar dahak bercampur darah, sering mengalami sakit pada daerah dada.
      5. Kanker payudara : adanya benjolan diseputar payudara, mengalami penebalan kulit payudara, perubahan bentuk, sering terasa gatal, sering berwarna kemerahan, dan rasa sakit yang tidak ada hubungannya dengan menyusui atau menstruasi.
      6. Kanker saluran pencernaan : adanya darah dalam kotoran yang ditandai warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus menerus disekitar wilayah perut, adanya benjolan pada daerah perut, rasa sakit setelah makan, dan penurunan berat badan.
      7. Kanker rahim : terjadinya pendarahan pada periode datang bulan, keluar darah saat menstruasi yang tidak seperti biasanya serta rasa sakit yang luar biasa saat menstruasi.
      8. Kanker kolon : adanya pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, adanya perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau mungkin sulit untuk buang air besar).
      9. Kanker kandung kemih : keluar darah pada saat buang air kecil, rasa sakit saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, dan terasa begitu sakit pada daerah kandung kemih.
      10. Kanker prostat : kencing tidak lancer, rasa sakit terus meneruspada daerah pinggang bagian belakang, daerah penis dan paha bagian atas.
      11. Kanker buah zakar (Testis) : adanya benjolan asing pada buah zakar, ukuran penampungan buah zakar yang membesar dan memebal secara mendadak, sakit pada bagian perut bawah, dada membesar atau menjadi lembek.
      12. Limfoma : Berasal dari jaringan yeng membentuk darah, misalnya jaringan limfe, lacteal, limfia, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Jenis kanker limfoma yang lebih spesifik adalah penyakit Hodgkin yaitu kanker kelenjar limfe dan limfia.
      13. Kanker leukemia (darah) : muka sering pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, mudah terkena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian dan sering mengalami mimisan.
      14. Kanker kulit : adanya benjolan pada kulit yang menyerupai kutil ( mengeras seperti tanduk), sering mengalami infeksi yang tidak kunjung sembuh, adanya bintik-bintik yang berubah warna dan ukuran, timbul rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit bercak-bercak.

      Delapan Tanda-tanda Gejala Kanker antara lain:

      • Luka yang tidak bisa sembuh

      Luka pada bagian tubuh yang sulit sembuh, seperti luka pada kulit, vagina, atau rongga mulut, harus segera ditangani dan tidak boleh dibiarkan.

      • Pendarahan atau pembuangan yang tidak biasa 

      Setiap pendarahan yang tidak biasa dari lubang pada tubuh mungkin merupakan tanda dan gejala kanker. Darah dalam flegma bisa jadi merupakan tanda kanker paru-paru. Darah dalam tinja (atau tinja berwarna kehitaman atau kecoklatan) bisa jadi merupakan tanda kanker kolorektal. Pendarahan vagina yang tidak normal dapat mengindikasikan kanker rahim, ovarium, atau serviks. Keluarnya darah dari puting mungkin merupakan tanda kanker payudara.

      • Penebalan benjolan pada payudara atau bagian lain pada tubuh 

      Banyak kanker yang dapat dirasakan melalui kulit, khususnya pada payudara, testikel, getah bening, dan jaringan lunak pada tubuh. Benjolan atau penebalan dapat menjadi tanda awal atau akhir kanker dan harus dilaporkan ke dokter, terutama jika Anda baru menyadari bahwa benjolan semakin membesar. Anda mungkin merasakan bejolan yang masih pada tahap awal kanker yang dapat disembuhkan. Setiap benjolan atau penebalan pada bagian tubuh harus dilaporkan ke dokter Anda karena bisa saja ini merupakan tanda awal atau akhir kanker.

      • Perubahan kebiasaan buang air besar atau fungsi kandung kemih 

      Konstipasi kronis, diare, atau perubahan ukuran tinja dapat mengindikasikan kanker usus besar. Rasa sakit saat berkemih, darah dalam urin, atau perubahan fungsi kandung kemih (seperti lebih sering atau jarang berkemih) dapat berkaitan dengan kanker kandung kemih atau prostat. Setiap perubahan dalam fungsi kandung kemih atau buang air besar harus dilaporkan ke dokter Anda.

      • Batuk atau suara parau 

      Batuk yang terus berlanjut bisa jadi merupakan tanda kanker paru-paru. Suara parau yang terus berlanjut bisa jadi merupakan tanda kanker laring (kotak suara) atau tiroid.

      • Gangguan pencernaan atau sulit menelan 

      Meskipun gangguan pencernaan umumnya disebabkan oleh faktor lain, gejala ini dapat mengindikasikan kanker esofagus, perut, atau faring (tenggorokan).

      • Perubahan pada bintil atau tahi lalat 

      Setiap perubahan pada warna, bentuk, ukuran, atau hilangnya batas yang jelas pada bintil atau tahi lalat harus segera dilaporkan ke dokter Anda. Ini bisa saja merupakan tanda melanoma yang, jika dapat didiagnosis lebih awal, dapat disembuhkan.

      • Penurunan berat badan atau demam yang tidak dapat dijelaskan 
        Kehilangan berat badan sekitar 5 kg yang tidak dapat dijelaskan dapat menjadi tanda pertama kanker, khususnya kanker pankreas, perut, esofagus. atau paru-paru.Demam umumnya terlihat pada tahap lanjutan dari penyakit. Jika kanker telah menyebar dari titik asalnya ke bagian lain pada tubuh, hampir semua pasien dengan kanker akan mengalami demam pada beberapa tahap, khususnya jika kanker atau pengobatannya memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan mengurangi ketahahan terhadap infeksi.

      Pengobatan kanker selalu menjadi kalimat yang menakutkan bagi setiap orang yang mendengar, maupun bagi mereka yang terpaksa menjalaninya. Ibarat perang, pengobatan kanker adalah perlengkapan senjata yang dapat Anda andalkan dalam memenangi perang melawan kanker. Tentu saja, senjata yang baik harus efektif untuk digunakan dalam bertahan (melindungi diri) dan untuk menyerang. Ya, pengobatan kanker yang hendak Anda jalani, harus membawa Anda pada tujuan ini: Membasmi kanker, tanpa mengorbankan kualitas kehidupan Anda, dan tanpa membuat Anda mengalami efek samping serius yang akan membahayakan kehidupan Anda. Mari kita cermati berbagai perkembangan terkini seputar dunia pengobatan kanker baik secara konvensional, maupun alternatif.

      Pengobatan Kanker Konvensional

      Bila Anda divonis terkena kanker, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, kanker bisa disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan yang benar. Tak bisa dipungkiri, kecanggihan teknologi yang saat ini hampir merambah di semua bidang, termasuk dalam bidang kesehatan, banyak membawa angin segar bagi semua pejuang kanker.

      Jika dahulu metode pengobatan kanker hanya berkisar seputar operasi, kemoterapi, dan radiasi, yang dikenal melelahkan dan menyakitkan, kini, berbagai teknik pengobatan kanker yang lebih berterima terus-menerus dikembangkan, meskipun sebenarnya metode-metode tersebut merupakan pengembangan teknik dari 3 metode ortodoks tersebut. Masing-masing metode pengobatan dirancang dan disesuaikan pada tipe kanker yang diderita, tingkat penyebaran kanker, dan kondisi tubuh penderita kanker.

      Gunanya, untuk meminimalisir efek samping pengobatan dan rasa sakit yang tidak perlu, serta memaksimalkan target pengobatan—menghancurkan sel kanker dalam tubuh—secara selektif tanpa merusak sel/jaringan yang normal. Inilah yang dikenal sebagai metode minimal invasif. Beberapa terapi, dapat diberikan secara tunggal kepada penderita kanker. Namun, kebanyakan terapi kanker yang disediakan, diberikan dengan berbagai kombinasi. Berikut beberapa metode pengobatan kanker konvensional terkini, yang meskipun belum semua tersedia di Indonesia, tetapi patut Anda ketahui sebagai informasi yang menarik.

      • Embolisasi arteri intercurrent/Penyumbatan pembuluh darah

      Pengobatan kanker embolisasi arteri intercurrent dilakukan dengan menyumbat pembuluh darah yang menutrisi sel kanker, untuk membuatnya 'mati kelaparan'.

      • Pengobatan kanker dengan photodynamic

      Terapi photodynamic dilakukan dengan memasukkan photosensitizer (obat yang aktif dengan paparan cahaya) ke dalam tubuh, yang kemudian dilanjutkan dengan penyinaran laser untuk mengaktifkan obat tersebut dalam tubuh guna menghancurkan sel kanker.

      • Penanaman biji partikel 125I/Radiopartikel

      Partikel 125I, dengan ukuran sepertiga dari biji beras, akan ditanam di sekitar jaringan tumor dengan bantuan alat pemindai. Setelah penanaman, partikel ini akan terus menghasilkan radiasi guna menghancurkan sel kanker yang ditargetkan selama periode 6 bulan, dengan efek penyinaran yang sangat kuat pada 2 bulan pertama.

      • Cyrosurgery ablation/Terapi pembekuan

      Cyrosurgery/Cyroablasi dilakukan untuk menghancurkan sel kanker dengan menggunakan perubahan suhu yang ekstrem guna menghancurkan sel kanker.

      • Radiofrequency ablation therapy

      Mekanismenya dilakukan dengan memasukkan jarum pada target—sel tumor/kanker—dengan bantuan alat pindai.  Setelah jarum dimasukkan pada sel tumor/kanker, bagian depan jarum tersebut akan terbuka menjadi 10 jarum lagi (Seperti pada rangka payung), yang akan menyalurkan aliran listrik berfrekuensi tinggi untuk membakar kanker sampai mati.

      Patut kita syukuri bahwa berbagai metode pengobatan kanker yang saat ini terus dikembangkan, banyak berkontribusi pada meningkatnya kualitas serta harapan hidup penderita kanker. Namun, perhatikanlah, bahwa tingkat efektifitas hampir semua metode pengobatan kanker di atas, banyak bergantung juga pada keterampilan dokter, disamping faktor teknologi. Meskipun teknologi pengobatan kanker tersebut belum banyak diterapkan, termasuk di Indonesia, paling tidak, informasi ini dapat menjadi sumber harapan baru bagi para pejuang kanker, bahwa ada banyak penelitian yang sedang dilakukan saat ini, untuk membantu penduduk dunia memerangi kanker.

      Pengobatan Kanker Alternatif

      Jalur pengobatan kanker alternatif, terutama dengan memanfaatkan herbal antikanker, kini tengah ramai diperbincangkan. Selain karena terjangkau, berbagai pengalaman nyata tentang kesembuhan dari kanker banyak dipublikasikan selama beberapa tahun terakhir di berbagai media cetak dan elektronik, kandungan dalam obat-obatan herbal itu banyak dimanfaatkan karena tidak memiliki efek yang buruk untuk tubuh. Sehingga banyak masyarakat kini beralih ke pengobatan herbal, Karena memang sudah banyak terbukti khasiat dari obat-obatan herbal itu. Berbagai macam obat-obatan herbal untuk kanker, beberapa diantaranya adalah :

      1. HIU Kulit Manggis
      2. HIU Rumput Mutiara
      3. HIU Spirulina
      4. HIU Pegagan
      5. Tonsil
      6. Gamat
      7. Thibbuna Habbatussauda Oil

       

      baca Selengkapnya

      Penyakit Diabetes

      Herbal Untuk Penyakit Diabetes 

         

       

      Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol. Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah. Mengenali sejak dini tentang penyakit diabetes merupakan suatu kesempatan bagi anda untuk mengendalikan gula darah bahkan mencegah timbulnya diabetes pada tubuh anda. Untuk mendeteksi pengidap diabetes yang utama yaitu dengan melakukan pemeriksaan gula darah. Kadar gula dengan pemeriksaan setelah berpuasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes.

      Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit yang berbahaya, maka dari itu bagi anda semua sangat penting sekali mengetahui berbagai ciri ciri penyakit diabetes, agar kita lebih waspada dan paham akan langkah yang tepat untuk mengatasinya.

      1. Sering buang air kecil

      Buang air kecil akan menjadi sering jika terlalu banyak glukosa dalam darah. Jika insulin tidak ada atau sedikit maka ginjal tidak bisa menyaring glukosa untuk kembali ke darah. Lalu ginjal akan menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih penuh dan orang jadi sering pipis.

      1. Sering merasa haus

      Karena sering buang air kecil, Anda akan menjadi lebih sering haus, karena proses penghancuran glukosa yang sulit maka air di dalam darah tersedot untuk menghancurkannya. Sehingga seseorang perlu minum lebih banyak untuk menggantikan air yang hilang.

      1. Berat badan turun cepat

      Pada penderita diabetes tipe 1 (faktor genetik). Pankreas berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun. Akibatnya tubuh sulit mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa sehingga memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut.

      Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

      1. Merasa lemah dan gampang kelelahan

      Karena produksi glukosa terhambat sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang harusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk membuat energi jadi tidak berjalan. Karena sel energi tidak mendapat asupan sehingga orang akan merasa cepat lelah.

      1. Sering kesemutan di kaki dan tangan

      Gejala ini disebut neuropati. Terjadi secara bertahap karena glukosa dalam darah tinggi dan merusak sistem saraf. Orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa diketahui.

      1. Gejala lain

      Selain itu ada pula gejala lain yang bisa muncul seperti penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar, yang membutuhkan penyembuhan dalam waktu lama merupakan tanda-tanda lain dari diabetes.

      Kedaruratan diabetes

      Penderita (biasanya diabetes type 1) dapat juga mengalami diabetic ketoacidosis, sebuah masalah metabolisme yang dicirikan dengan nausea, vomiting dan nyeri abdomen, bau acetone pada pernafasan, bernafas dalam yang dikenal sebagai Kussmaul breathing, dan pada kasus yang berat berkurangnya tingkat kesadaran.

      Jarang, tetapi berat juga adalah kemungkinan adanya Nonketotic hyperosmolar coma, yang lebih umum terjadi pada diabetes type 2 dan hal ini terutama disebabkan adanya 

       

      Komplikasi

      Diabetic retinopathy, adalah penyakit mata yang terutama disebakan oleh diabetes, merusak retina di kedua belah mata, menyebabkan masalah penglihatan hingga kebutaan Ulcers pada kaki adalah komplikasi umum pada diabetes dan dapat mengakibatkan amputasi. Ulcer ini adalah komplikasi lanjut dari gangrene kering dan/atau basah.

      Semua bentuk diabetes meningkatkan resiko komplikasi dalam jangka panjang. Hal ini berkembang setelah 10-20 tahun, tetapi bisa saja gejala pertama muncul pada mereka yang belum terdiagnosis selama waktu tersebut.

      Komplikasi utama jangka panjang adalah rusaknya pembuluh darah. Penderita diabetes dua kali lebih beresiko untuk mendapat penyakit kardiovaskular dan sekitar 75 persen kematian akibat diabetes disebabkan oleh penyakit jantung korner. Penyakit pembuluh besar lainnya adalah stroke, dan penyakit pembuluh darah tepi (peripheral vascular disease).

      Komplikasi pembuluh darah mikro akibat diabetes termasuk kerusakan pada mata, ginjal, dan syaraf. Kerusakan pada mata dikenal sebagai diabetic retinopathy, yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah pada retina, dan dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan secara berangsur dan akhirnya buta. Kerusakan pada ginjal dikenal sebagaidiabetic nephropathy, dapat menimbulkan parut, kehilangan protein, dan kadang-kadang mengalami ginjal kronis, yang kadang-kadang memerlukan dialisa atau transplantasi ginjal. Kerusakan pada syaraf dikenal sebagai diabetic neuropathy, yang biasanya merupakan komplikasi utama dari diabetes.Gejala-gejalnya dapat meliputi numbness, tingling, nyeri, dan sensasi nyeri lainnya, yang bisa menyebabkan kerusakan pada kulit. Diabetic foot (seperti diabetic foot ulcers) mungkin timbul, dan sulit untuk ditangani, kadang-kadang memerlukan amputasi. Sebagai tambahan, proximal diabetic neuropathy menyebabkan nyeri pada muscle wasting dan menjadi lemah.

      Terdapat hubungan antara berkurangnya kognitif dengan diabetes. Dibandingkan mereka yang tanpa diabetes, penderita diabetes mengalami penurunan fungsi kognitif 1,2 hingga 1.6 kali lebih besar.

       

      Klasifikasi

      Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan bentuk diabetes melitus berdasarkan perawatan dan simtoma:

      1. Diabetes tipe 1, yang meliputi simtoma ketoasidosishingga rusaknya sel beta di dalam pankreas yang disebabkan atau menyebabkan autoimunitas, dan bersifat idiopatik. Diabetes melitus dengan patogenesis jelas, seperti fibrosissistik atau defisiensi mitokondria, tidak termasuk pada penggolongan ini.
      2. Diabetes tipe 2, yang diakibatkan oleh defisiensi sekresi insulin, seringkali disertai dengan sindrom resistansi insulin
      3. Diabetes gestasional, yang meliputi gestational impaired glucose tolerance, GIGT dan gestational diabetes mellitus, GDM. dan menurut tahap klinis tanpa pertimbangan patogenesis, dibuat menjadi:
      4. Insulin requiring for survivaldiabetes, seperti pada kasus defisiensi peptida-C.
      5. Insulin requiring for control Pada tahap ini, sekresiinsulin endogenus tidak cukup untuk mencapai gejala normoglicemia, jika tidak disertai dengan tambahan hormon dari luar tubuh.
      6. Not insulin requiring

       

      Cara Mengobati Penyakit Diabetes Secara Alami

      Pilihan Cara Mengobati Diabetes Secara Alami Yaitu dengan Menggunakan Obat Herbal. Karena Kandungan herbal  Sangat efektif dan baik untuk penyembuhan berbagai macam penyakit. Karena senyawa yang terdapat dalam tanaman herbal mempunyai multifungsi yang tidak hanya berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit dan tanaman herbal tidak memiliki kandungan yang membahayakan untuk tubuh manusia. Beberapa obat-obatan herbal yang bermanfaat mengobati penyakit diabetes diantaranya adalah :

      1. HIU Kulit Manggis
      2. Spirulina HIU
      3. Thibbuna Habbatussauda Oil
      4. Gamat
      baca Selengkapnya

      Penyakit Jantung

      Penyembuhan penyakit jantung dengan herbal 

       

                

      JANTUNG

      Jantung merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Organ berukuran sebesar kepalan tangan ini berfungsi memompa dan menyebarkan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Penyakit jantung koroner juga dikenal dengan istilah penyakit jantung iskemik dan termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014.

      GEJALA PENYAKIT JANTUNG

      1. Gejala sesak nafas

      Bila anda mengalami pernafasan yang tidak stabil alias sesak nafas, waspadalah. Biasanya yang terkena penyakit asma. Akan tetapi serangan sesak nafas merupakan salah satu gejala dari penyakit jantung. Penjelasannya adalah apabila ada penyakit jantung kadang – kadang ada cairan yang masuk ke dalam rongga paru – paru, maka sangat mengganggu udara ketika masuk ke paru – paru hingga akhinya mengalami sesak nafas. Apabila ketika tidur atau berisitrahat, anda mengalami sesak nafas, maka anda termasuk kedalam kategori penyakit jantung kronis atau tingkat lanjut.

      1. Sering pusing bahkan pingsan

      Bila anda sering mengalami pusing dikepala hingga akhirnya pingsan, maka itu adalah salah satu gejala penyakit jantung. Umumnya, para penderita penyakit jantung mengalami hal itu. Hal ini akibat dari sistem kerja otot jantung yang mulai melemah sehingga darah yang dipompa tidak bekerja secara normal dan pasokan darah ke seluruh bagian tubuh menjadi kacau.

      1. Sering mengalami nyeri

      Bila anda mengalami nyeri dibagian tubuh tertentu, biasanya disebabkan suplai pasokan darah mengalami kekurangan dibeberapa bagian tubuh. Sehingga tubuh mengalami kram atau nyeri. Selain itu, dibagian dada juga mengalami nyeri setiap hari. Bila anda mengalami gejala ini segera periksa ke dokter.

      1. Jantung sering berdebar-debar atau disebut Palpitasi.

      Gejala yang satu ini patut di waspadai juga.Gejala jantung sering berdegup kencang tanpa alasan sering muncul anda harus periksa ke dokter secepatnya. Biasanya gejala ini dibarengi dengan gejala penyakit lainnya.

      1. Gampang lelah dan pening

      Bila badan sering lemah biasanya ada pasokan darah ke dalam tubuh tidak bekerja secara normal. Agar kinerja jantung anda tidak melemah alangkah baiknya periksa secara rutin dan berolah raga yang ringan. Hindari kebiasaan buruk seperti minuman keras, candu, merokok atau lainnya. Selain itu imbangilah dengan gaya hidup sehat dengan makan berbahan alami.

      1. Gangguan pencernaan

      Dalam satu studi diketahui wanita dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibanding pria. Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut.

      Faktor-Faktor Resiko

      Memasuki usia 45 tahun bagi pria.

      Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung. Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi). Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.

      Riwayat penyakit jantung dalam keluarga : Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.

      Diabetes : Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka : Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan - jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.

      Tekanan darah tinggi (hipertensi).

      Kegemukan (obesitas) :Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.

      Gaya hidup buruk : Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung - dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil. Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

      Penyembuhan penyakit jantung

      Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan dalam penyembuhan penyakit jantung yang merupakan penyakit yang cukup berbahaya dan menelan banyak korban setiap tahunnya. Berikut  adalah penerapan gaya hidup sebagi awal dari proses penyembuhan jantung, diantaranya :

      • Perubahan gaya hidup
      • Makanan yang di anjurkan
      • Memahami lemak
      • Pangkas asupan karbohidrat
      • Memahami gula

      Penyembuhan penyakit jantung dengan obat

      Penyembuhan penyakit jantung dengan menggunakan obat adalah :

      • Obat jantung

      Pemberian obta jantung biasanya digunakan untuk penyakit gagal jantung dan penyakit jantung aritmia. Gagal jantung merupakan kondisi yang ditandai dengan kasus serius, dimana darah yang dipompa oleh jantung jumlahnya dalam setiap menit tidak bias memenuhi kebutuhan tubuh secara normal akan oksigen serta zat-zat makanan.

      • Obat golongan antiangina

      Obat untuk penyembuhan jantung dengan pemberian obat kardiovaskular golongan antiangina biasanya digunakan untuk membantu mengatasi masalah pada jantung dalam bentuk nyeri didada yang terjadi sementara atau juga disebabkan karena perasaan yang sangat tertekan dan terjadi jika otot didalam jantung mengalami masalah kekurangan asupan oksigen yang biasanya sebagai angina pectoris.

      • Obat golongan aca inhibitor

      Obat golongan ini, beta balker, angiosten II yang biasanya digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah yang sangat tinggi dan biasanya bias dikombinasikan juga  dengan obat diuretic. Untuk membantu mengurangi terjadinya penimbunan cairan yang bias membuat jumlah darah pengalami penurunan yang masuk ke jantung sehingga akan membuat beban kerja jantung menjadi berkurang.

      • Golongan beta bloker

      Golongan obat beta bloker adalah salah satu obat yang bias menghambat efek dari system saraf simpatis.

      • Golongan antagonis kalsium

      Obat kardiovaskular jenis golongan antagonis kalsium biasanya diakai utukmembantu menurunkan tekanan darah tinggi dan biasanya dikombinasikan dengan pemberian obat beta bloker.

      • Golongan antagonis angiostein II dan kombinasinya

      Pemberian obat ini biasanya digunakan untuk penyakit gagal jantung kingesif dan juga untuk penyakit ginjal yang masih dalam tahap penelitian.

      • Golongan obat herbal

      Golongan obat herbal ini dikonsumsi oleh  penderita penyakit jantung karena ingin melakukan pengobatan tanpa efek samping yang kurang baik untuk tubuh, karena obat-obatan herbal tidak mengandung zat-zat kimia yang dapat mengganggu fungsi organ lain dalam tubuh, beberapa obat herbal yang biasanya digunakan untuk penyakit jantung yaitu :

      1. Gamat
      2. Hiu Keladi Tikus
      3. Thibuna Habbatussauda oil
      4. Hiu Pegagan
      5. Thibuna Zaitun oil
      6. Hiu Kulit Manggis
      baca Selengkapnya