Hiu Keladi Tikus

 

 

 

Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Ada dua faktor kenapa seseorang bisa mengidap penyakit jantung yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti faktor keturunan atau genetik, usia dan jenis kelamin dan faktor yang dapat diubah seperti gaya hidup. Besarnya faktor-faktor tersebut memang setiap orang berbeda.

Pada faktor genetik, sangat tergantung pada tinggi rendahnya kadar lipoprotein dalam darah. Semakin tinggi kadarnya, maka resiko terkena penyakit jantung juga besar. Sebuah penelitian menyebutkan laki-laki lebih beresiko terkena penyakit jantung. Perempuan memiliki hormon estrogen yang mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah. Faktor usia, semakin tua seseorang kadar kekenyalan pembuluh darah akan berkurang dan ini dapat berpengaruh pada kesehatan jantung.

Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.

 

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

 Pola makan sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng. Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.
Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.

Berhenti merokok

Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

Hindari Stres

Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah.

Hipertensi

Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

Obesitas

Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Olahraga secara teratur

Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

 Konsumsi antioksidan

Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.

Cara Mengobati Penyakit Jantung

Kapsul keladi tikus merupakan kapsul herbal yang terbuat dari bahan alami yang bermanfaat untuk mengembalikan kesehatan jantung. Membantu mengobati penyakit jantung, bantu atasi lemah jantung, menstimulasi perbaikan jantung yang rusak, membersihkan bekuan darah dan endapan dipembuluh darah. keladi tikus mengandung Ribosome Inacting Protein (RIP) Kandungan ini berfungsi sebagai senyawa yang membantu membunuh sel kanker, Antioksidan  yang ada dalam keladi tikus berfungsi mencegah terjadinya kerusakan gen, Zat kurkunium berfungsi sebagai zat anti inflamasi.

Komposisi :

Typhonium flagelliforme/keladi tikus ..400 mg

Khasiat dan Manfaat Keladi Tikus :

  • Mencegah dan mengobati tukanker
  • Menghambat pertumbuhan sel tumor / kanker
  • Melawan sel kanker
  • Mengurangi rasa nyeri
  • Mengurangi efek buruk kemoterapi
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengobati kista dan miom

 

online istana