Penyakit Jantung Yogyakarta

Penyakit Jantung 

Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu yang perlu dihindari adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang bisa menyebabkan serangan jantung. Untuk melakukannya, kita perlu mengetahui bagaimana caranya agar jantung kita tetap sehat, apa yang harus dihindari dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.


Penyakit Jantung

  • Serangan Jantung

Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.
Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.
Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.

Ciri-ciri Penyakit Jantung:

  • Merasa Nyeri di Dada

Rasa nyeri di dada yang dimaksudkan di sini bukanlah hanya istilah yang biasa dipakai oleh orang-orang “galau.” Para penderita penyakit jantung biasanya memang akan merasakan gejala rasa nyeri di dada yang menjadi pertanda awal seseorang yang terkena sakit jantung. Akan tetapi, masih belum bisa dipastikan apakah nyeri di dada yang Anda rasakan adalah diakibatkan oleh penyumbatan arteri atau justru gejala penyakit lain. Maka dari itu sebaiknya Anda konsultasikan masalah gejala penyakit jantung lemah ini ke dokter. Jika tidak segera ditangani dan semakin hari semakin parah, kondisi ini akan membuat tubuh penderita menjadi semakin lemah dan mati rasa. Berbahaya sekali, bukan?

  • Merasa Sakit Kepala

Mungkin jika Anda tidak jeli menyikapi ciri2 penyakit jantung, Anda akan merasa bahwa gejala sakit kepala ini adalah gejala biasa yang mungkin biasa Anda alami. Tetapi ternyata gejala sakit kepala yang diderita oleh penyakit jantung ini bisa terjadi saat penderita terkena sorotan cahaya. Apa pengaruhnya bagi jantung? Saat Anda terkena sorot cahaya, maka jantung akan terpengaruh untuk berdenyut lebih cepat dari biasanya. American Academy of Neurology mengatakan bahwa keluhan sakit kepala yang dirasakan oleh penderita sakit jantung terjadi karena adanya penyimpangan sirkulasi darah. Nah, bagi Anda yang serinng mengalami gangguan pengelihatan dan juga sering mengalami migren, mungkin Anda harus memeriksakan diri Anda. Barangkali itu adalah cikal bakal gejala penyakit jantung lemah.

  • Mudah Merasa Lelah

Ciri2 penyakit jantung selanjutnya adalah penderita akan sangat mudah merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat. Atau jika Anda juga merasa lelah saat Anda bangun tidur ketika seharusnya Anda merasa segar, Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter untuk memastikan apakah gejala tersebut berbahaya atau tidak untuk diri Anda dan apakah gejala tersebut termasuk gejala sakit jantung atau bukan.

Jenis Pemeriksaan Penyakit Jantung:

  • Pada diagnosis awal, dokter biasanya akan menanyakan tentang gejala, riwayat kesehatan keluarga, serta pola hidup Anda. Jika mencurigai Anda mengidap penyakit jantung, dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani beberapa pemeriksaan untuk mengonfirmasi diagnosis. Misalnya, tes darah, elektrokardiogram (EKG), angiografi koroner, CT scan, serta MRI scan.

 

Langkah Pengobatan Untuk Penyakit Jantung Koroner
  • Jika mengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk mengubah pola hidup Anda seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, minum obat secara teratur dan sesuai petunjuk dokter, serta berhenti merokok. Penyakit jantung koroner tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dicegah agar tidak memburuk. Dokter akan menganjurkan langkah operasi untuk menangani penyakit ini jika diperlukan. Tujuan dalam pengobatan penyakit jantung adalah untuk mengendalikan gejala dan menurunkan risiko munculnya serangan fatal seperti serangan jantung.


Pencegahan Penyakit Jantung Koroner:

  • Berhenti merokok.
  • Menerapkan pola hidup sehat, misalnya mengurangi makanan berkolesterol tinggi serta berolahraga teratur.
  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Mengurangi konsumsi minuman keras.
Lalu Bagaimanakah Seharusnya Penderita Penyakit Jantung Beraktivitas ???
  • Dengan melakukan perubahan gaya hidup dan juga pengobatan yang teratur, penderita Penyakit Jantung akan mampu mengontrol penyakitnya. Misalnya dengan diet sehat, berhenti merokok, mempertahankan berat badan optimal (bagi yang mempunyai berat badan lebih tentunya ia harus menurunkan berat badannya), olahraga ringan dan mampu untuk memanajemen stress. Dan juga tidak lupa untuk selalu memeriksa angka gula darah, mengontrol kolesterol, dan juga mengontrol tekanan darah. Penderita Penyakit Jantung juga mungkin sangat membutuhkan seorang konselor (seorang tenaga kesehatan) supaya perkembangan dari penyakitnya dapat dikontrol. Sekaligus, penderita Penyakit Jantung juga dapat menanyakan hal-hal yang kurang dimengerti ataupun membicarakan tentang penyakitnya pada si konselor (seorang tenaga kesehatan). Maka dengan kata lain, harus ada komunikasi ataupun hubungan yang reguler antara si penderita dan konselornya mengenai masalah Penyakit Jantung.
Larangan Makanan Untuk Penderita Jantung 
  • Salah satu faktor risiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah penyakit gula atau diabetes. Nah, jadi penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK) sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gula ataupun lemak. Hindarilah makanan-makanan seperti mie instan, daging hewan yang mengandung banyak lemak, ataupun makanan berlemak lainnya. Kurangi juga mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung gula. Sebaliknya, rajinlah mengkonsumsi buah-buahan seperti alpukat ataupun sayur-sayuran hijau seperti kangkung dan juga bayam. 

Sayangi Jantung Anda

  • Melihat berharganya organ jantung ini untuk kelangsungan hidup, maka segeralah perbaiki gaya hidup Anda agar tetap sehat. Mulailah menikmati makanan yang sehat, bergizi dan rendah kolesterol. Hindari merokok dan stres. Serta berolahragalah secara teratur. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat sejak hari ini untuk menyayangi jantung Anda.
online istana