Syndrom

Penyakit Lupus

Penyakit Lupus adalah salah satu bentuk penyakit autoimun, artinya sistem kekabalan tubuh (imun) malah menyerang sel-sel, jaringan dan organ sehat tubuh itu sendiri yang terjadi terus menerus sehingga menimbulkan peradangan kronis. Dengan kata lain Penyakit lupus diartikan sebagai penyakit peradangan kronis autoimun.

Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh diantaranya: sendi, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung dan paru-paru sehingga menimbulkan banyak sekali gejala atau manifestasi klinis yang beragam.

Jenis-jenis Penyakit Lupus

  • Drug-induced lupus

Jenis ini sangat jarang muncul dan sesuai namanya, jenis ini biasanya terjadi karena pengaruh obat jangka panjang. Laki-laki cenderung mengalami lupus ini daripada wanita. Cara pengobatannya bisa menggunakan obat hipertensi berupa hydralazine, dan procainamide untuk mengobati penyakit jantung.

  • Neonatal lupus
Jenis ini juga jarang terjadi, namun bisa terjadi pada ibu hamil yang kemudian menurunkan antibodi lupus kepada anak-anak mereka ketika lahir. Bayi yang terserang lupus biasanya menimbulkan gejala anemia dan ruam kulit. Hal ini bisa sembuh dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

 

  • Lupus anak-anak

Lupus sistemik bisa menyerang anak-anak dan disebut lupus anak-anak. Meski memang gejala mirip sekali dengan lupus sistemik, namun kebanyakan yang mengalaminya adalah anak laki-laki dan dapat mempengaruhi kesehatan ginjal.

  • Cutaneous lupus

Jenis lupus cutaneous adalah diskoid, yang paling umum dan dikenali dari gejala kemerahan, tebal, ruam bersisik pada kulit leher, wajah dan kulit kepala. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari, namun ada juga yang bertahan hingga bertahun-tahun. Setelah lupus hilang, akan meninggalkan bekas pada ruam. 

 

  • Lupus sistemik

Ini adalah jenis lupus yang paling sering muncul yang dapat mempengaruhi seluruh bagian tubuh. Gejala yang ditimbulkan bisa ringan namun bisa juga berat dan hilang datang begitu saja seperti misalnya demam, nyeri sendi, rambut rontok dan ruam kemerahan saat terkena sinar matahari.

 

Gejala awal

  • Demam
  • Malaise, atau ketidaknyamanan umum
  • Nyeri persendian
  • Nyeri otot
  • Kelelahan ekstrim

 

Penyebab dan faktor risiko

  • Sekitar 90% penderita lupus adalah perempuan, yang mengindikasikan bahwa penyakit ini mungkin terkait hormon-hormon perempuan. Menstruasi, menopause dan melahirkan dapat memicu timbulnya lupus. Sekitar 80% pasien lupus mengembangkan penyakit ini di usia antara 15 s.d. 45 tahun.

 Diagnosa

  • Tes antibodi anti-nuklir (anti-nuclear antibody/ANA)

Tes ini digunakan untuk memeriksa keberadaan sel antibodi tertentu dalam darah, yaitu antibodi anti-nuklir. Jenis antibodi ini merupakan ciri utama SLE. Sekitar 95% penderita SLE memiliki antibodi ini.

Tetapi hasil yang positif tidak selalu berarti Anda mengidap SLE, jadi tes antibodi anti-nuklir tidak bisa dijadikan patokan untuk penyakit ini. Tes lain juga dibutuhkan untuk memastikan diagnosis.

 

  • Tes antibodi anti-DNA

Tes lain yang digunakan untuk memeriksa keberadaan antibodi tertentu dalam darah adalah tes anti-DNA. Adanya antibodi anti-DNA dalam darah akan meningkatkan risiko Anda terkena SLE.

Jumlah antibodi anti-DNA akan meningkat saat SLE bertambah aktif. Karena itu, hasil tes Anda akan meningkat drastis saat Anda mengalami serangan yang parah.

Tetapi orang-orang yang tidak menderita SLE juga dapat memiliki antibodi ini.

 

  • Tes komplemen C3 dan C4

Dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan tingkat komplemen dalam darah untuk mengecek keaktifan SLE. Komplemen adalah senyawa dalam darah yang membentuk sebagian sistem kekebalan tubuh. Level komplemen dalam darah akan menurun seiring aktifnya SLE Anda.

 

  • Pemeriksaan Lanjut yang Dianjurkan Setelah Diagnosis SLE Positif

Penderita SLE memiliki risiko untuk terkena penyakit lain, misalnya gangguan ginjal atau anemia. Karena itu, pemantauan rutin untuk melihat dampak SLE pada tubuh orang yang positif mengidap SLE sangat dibutuhkan.

Proses ini akan membantu dokter untuk memantau penyakit-penyakit lain yang mungkin muncul sehingga dapat segera ditangani. Pemeriksaan lain yang mungkin Anda butuhkan untuk mengecek dampak SLE pada organ dalam adalah rontgen, USG, dan CT scan.

 

Pengobatan

  • Perawatan penyakit lupus bertujuan untuk mengurangi peradangan dan menekan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Obat-obatan yang paling umum digunakan untuk lupus adalah NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid), obat antimalaria dan steroid. Obat-obatan tersebut dapat diberikan sendiri-sendiri atau dalam kombinasi. Dalam kasus yang parah, obat penekan imun seperti cytoxan, azathioprine dan methotrexate mungkin digunakan.

 

Pengobatan Lupus Dengan Herbal HIU Gamat

HIU Gamat Adalah sebuah ektraks dari hewan gamat (bentuknya menyerupai gel).Gamat sendiri mengandung berbagai bahan bermanfaat seperti kolagen(pelekat tulang), Mengandung Golden Sea Cucumbar (Tripang Emas) Kolagen (bahan perekat tulang), Mucopolysaccharide (pengencer darah), Glucosamine (perangsang pertumbuhan tulang), Chondroitin sulfat, Holoturin (Bahan anti virus & kanker), Omega 3, 6 & 9, Chromium, Asam amino.

 

Manfaat dan Kegunaan

  • Meningkatkan fungsi regenerasi sel
  • Membantu pengobatan pada penyakit jantung koroner
  • Membantu mengobati asam urat ,diabetes mellitus, kolesterol, gula darah, hepatitis, hipertensi, lupus, maag (lambung)
  • Membantu mengatasi jerawat, luka-luka, luka bakar
  • Membantu mengatasi radang paru-paru, tipus, tumr, stroke, epilepsi,asma
  • Membantu penyembuhan osteoporosis, ostoearthritis
  • Menyembuhkan patah tulang.

 

 

Untuk pemesanan silahkan hubungi :

Shopping Cart : http://istana-herbal.com/products/gamat

 Telp                 : 081393930088

 

Atau datang langsung ke alamat kami :

  • Kantor Solo : Jl Ahmad Yani, Ruko Pabelan No 1, (Pojok bangjo UMS) Pabelan Kartasura , Jawa Tengah.

         Telp : 0271-718951/ 087836015767

 

  • Kantor Yogyakarta : Jl. Kaliurang Km 4,5, Timur Kampus MM UGM

          Telp: 087838231155

 

  • Kantor Jakarta : Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen.

          Telp : 081908427320

 

  • Kantor Malang : Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang,

          Telp: 087753373281

 

 

baca Selengkapnya