Penyakit Wasir.

Penyakit Wasir

 

asir sangat menyakitkan, namun wasir umumnya dapat sembuh dengan rutin melakukan pengobatan dan pencegahan. Wasir yang terlambat ditangani atau diobati pastinya akan membuat wasir menjadi lebih membengkak, iritasi dan infeksi.

Karena penyakit wasir merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat menyakitkan yang akan memunculkan rasa sakit saat buang air besar, maka sebaiknya Anda menangani penyakit wasir ini dari dini. Penyakit wasir merupakan salah satu jenis penyakit yang kambuhan. Penyakit ini biasanya akan menimbulkan rasa nyeri dan perih yang akan kambuh jika penyebabnya tidak dihindari dan tidak menerapkan pola hidup yang sehat.

Penyakit ambeien terjadi akibat dari pembengkakan pada pembuluh darah di anus yang mengalami pelebaran sehingga menyebabkan aliran darah terhambat untuk menuju ke jantung. Proses pelebaran pada pembuuh darah ini kemudian akan menutupi selaout lendir, kulit serta jaringan ikat atau juga otot-otot polos yang lambat laun akan menyebabkan terjadinya pembengkakan dan akan menimbulkam benjolan atau tonjolan. Kemudian tonjolan inilah yang akan menyebabkan kotoran saat buang air besar mengalami hambatan untuk keluar. Jika kotoran ini keras dan sulit untuk dikeluarkan yang menyebabkan saat kita buang air besar dengan mengedan terlalu kuat akan membuat terjadinya pendarahan karena tonjolan atau benjolan tadi akan mengalami luka dan bisa menyebabkan munculnya pendarahan akan menimbulkan rasa nyeri disaat buang air besar.

Penyakit Wasir dibedakan menjadi 2 Jenis: 

  • Eksternal 

Jika tidak terkena trombosis, wasir eksternal dapat menyebabkan beberapa masalah.Namun, jika terkena trombosis, wasir dapat sangat menyakitkan.Namun, nyeri ini biasanya hilang dalam 2 – 3 hari.Sedangkan pembengkakannya memerlukan beberapa minggu untuk hilang.Dapat tersisa suatu akrokordon setelah sembuh.Jika wasir besar dan menimbulkan masalah higiene, kondisi ini dapat menimbulkan iritasi pada kulit di sekelilingnya dan gatal di sekitar anus.

  • Internal

Wasir internal biasanya muncul tanpa nyeri, perdarahan dari rektum berwarna merah terang selama atau setelah buang air besar.Darahnya biasanya menutupi feses, kondisi yang dikenal sebagai hematokezia, ada pada kertas toilet, atau menetes ke dalam kloset. Fesesnya sendiri biasanya berwarna normal. Gejala lain di antaranya dapat berupa keluarnya lendir, massa di sekitar anus jika lendir ini turun ke anus, gatal pada anus, dan inkontinensia feses. Wasir internal biasanya hanya terasa sakit jika terjadi trombosis atau nekrosis.

Penyakit wasir terbagi menjadi empat stadium :

  • Stadium 1 merupakan penyakit wasir yang terjadi dengan munculnya tonjolan yang masih kecil dan belum keluar. Gejalanya adalah darah yang menetes setiap Anda selesai buang air besar.
  • Stadium 2 : tonjolan yang sudah keluar namun ukurannya sedang. Gejalanya muncul jika selesai buang air besar, dan tonjollannya keluar namun setelah itu masuk kembali dengan sendirinya.
  • Stadium 3 : ukuran dari tonjolan yang keluar tadi lebih besar dan gejalanya dirasakan setelah buang air besar. Tonjolan ini memerlukan bantuan tangan untuk membantu memasukkannya lagi.
  • Stadium 4 : tonjolan ini besarnya bisa sampai seukurana bola tenis. Dan tonjolan ini tidak bisa masuk walaupun sudah didorong dan cara mengobati wasir untuk stadium ini adalah dengan melakukan operasi.

Penyebab Wasir: 

  • Penyebab sesungguhnya dari wasir yang bergejala tidak diketahui dengan jelas.Sejumlah faktor dipercaya turut berperan termasuk: kebiasaan buang air besar yang tidak teratur (konstipasi atau diare), kurang olah raga, faktor nutrisi (diet rendah serat), peningkatan tekanan intra-abdomen (kembung berkepanjangan, ascitis, adanya massa intra-abdomen, atau kehamilan), genetik, tidak adanya katup di dalam pembuluh-pembuluh hemoroid, dan usia lanjut. Faktor lain yang diduga meningkatkan risikonya termasuk obesitas, duduk dalam jangka waktu lama, batuk kronik, dan gangguan fungsi dasar panggul. Namun, sangat sedikit bukti mengenai keterkaitan ini. Selama kehamilan, tekanan dari fetus pada abdomen dan perubahan hormonal menyebabkan pembuluh hemoroid membesar. Proses melahirkan juga menyebabkan peningkatan tekanan intra-abdomen.Wanita hamil jarang memerlukan pembedahan, karena gejalanya biasanya hilang setelah melahirkan.

Pencegahan

  • Disarankan sejumlah langkah pencegahan termasuk menghindari mengejan ketika buang air besar, menghindari konstipasi dan diare dengan mengonsumsi makanan serat tinggi dan meminum banyak cairan atau meminum suplemen serat, dan cukup berolahraga.Disarankan juga untuk mengurangi waktu yang digunakan untuk mencoba buang air besar, menghindari membaca ketika di toilet, juga menurunkan berat badan bagi orang yang kelebihan berat badan dan menghindari mengangkat beban berat.
online istana