Penyebab Osteoporosis

Osteoporosis merupakan suatu jenis gangguan penyakit yang biasa menyeran organ tulang yang menyebabkan organ tersebut menjadi lemah dan rapuh. Osteoporosis terjadi ketika penciptaan tulang baru tidak mengikuti penghapusan tulang yang sudah tua. Seperti kita ketahui bahwa tulang adalah jaringan yang hidup terus-menerus dan harus mengalami pergantian. Saat kondisinya telah rapuh dan mengalami penurunan fungsi, saat tulang mendapatkan tekanan ringan seperti pada saat membungkuk atau batuk dapat menyebabkan resiko patah tulang. Patah tulang karena osteoporosis paling sering terjadi pada pinggul, pergelangan tangan atau tulang belakang.

 

Faktor Penyebab Osteoporosis

  • Faktor Keturunan

Bila salah seorang anggota keluarga Anda menderita osteoporosis, misalnyakakek, nenek, atau ibu Anda tampak lebih pendek bungkuk seiring dengan pertambahan usia, maka kemungkinan  besar 80% terkena osteoporosis, sedangkan sisanya tergantung pada olahraga dan pola makan sehari-hari.

  • Usia

Semakin bertambahnya usia, semakin besar resiko untuk dapat terkena gangguan osteoporosis. Wanita tua yang telah melewati masa menopause lebih sering mengalami gangguan ini.

  • Riwayat keluarga
Riwayat Keluarga dan kelompok etnik dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis. Orang dari ras Kaukasia dan Asia lebih berisiko mengalami osteoporosis.
  • Kekurangan Vitamin D
Vitamin D sangat penting untuk pembentukan tulang / penyerapan kalsium. Kekurangan vitamin D sangat jarang diderita penduduk Indonesia karena selalu mendapatkan sinar matahari.
  • Stress
Jangan pernah Anda menumpuk masalah dan memikirkannya sendiri sehingga Anda stress dan tak mudah melepaskan diri dari beban pikiran yang menekan.
  • Kurang Bergerak
Penurunan masa tulang dapat terjadi bila kurang bergerak sehingga dapat memperparah osteoporosis.Ini terjadi pada seseorang yang duduk di kursi roda atau beristirahat di tempat tidur dalam jangka waktu yang lama.
  • Gangguan Fisiologi
Penyakit pada usus kecil, hati, dan pangkreas serta factor gaya hidup yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok dapat mengurangi penyerapan kalsium
  • Menopause (berhenti haid).
Saat kadar hormon estrogen menurun setelah menopause, kepadatan tulang juga menurun.
  • Kurang berolahraga.
Untuk memperoleh kekuatan tulang, tulang harus diberi tekanan dengan memberikan latihan beban, terutama saat tulang tumbuh.
  • Kurangannya hormon
Kurangnya Hormon estrogen pada wanita dan kurangnya hormon androgen pada pria.

  • Kurangnya asupan kalsium
Kurangnya asupan kalsium dan asupan vitamin D di dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan osteoporosis, dan Vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium pada tulang.
  • Kanker tulang
Kanker tulang kurangnya latihan fisik, juga dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang.

 

online istana